Kamis, 14 Mei 2026

Warga Tolak PBB P2 Naik di Kota Cirebon

Suryapranata Warga Kota Cirebon Kaget Lihat Tagihan PBB Naik 1.000 Persen

Darma Suryapranata (83), tokoh masyarakat Cirebon yang rumahnya di Jalan Raya Siliwangi kaget lihat tagihan PBB naik 1.000 persen

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
WARGA CIREBON - Darma Suryapranata (83), tokoh masyarakat Cirebon yang rumahnya di Jalan Raya Siliwangi juga terkena imbas kebijakan kenaikan pajak PBB P2 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIREBON - Malam itu, Rabu (13/8/2025), suasana di sebuah rumah makan di Jalan Raya Bypass Kota Cirebon dipenuhi wajah-wajah lelah sekaligus geram.

Puluhan warga yang tergabung dalam Paguyuban Pelangi Cirebon kembali berkumpul untuk menyuarakan tuntutan yang sama sejak awal tahun, batalkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 1.000 persen.

Salah satu di antara mereka adalah Darma Suryapranata (83), tokoh masyarakat Cirebon yang rumahnya di Jalan Raya Siliwangi juga terkena imbas kebijakan ini.

Ia mengaku terkejut saat mengetahui besarnya tagihan PBB yang harus dibayar.

“Awalnya saya tidak tahu soal kenaikan ini. Saya diundang ke Balai Kota, lalu saya cari tahu berapa kenaikannya."

*Waktu lihat tagihannya, saya kaget, masa Rp 65 juta pada tahun 2024."

"Padahal di tahun 2023 hanya Rp6,3 juta. Kenaikannya itu kan 1.000 persen,” ujar Surya, Rabu (13/8/2025). 

Baca juga: Bupati Ciamis Soroti Rendahnya PAD, Dorong Optimalisasi Digitalisasi dan Pajak Daerah

Menurutnya, kebijakan tersebut datang di saat yang salah.

“Masalahnya, ekonomi di kita sedang tidak bagus setelah pandemi Covid-19."

"Jadi ini jadi beban, tapi pemerintah mengklaim ekonomi sudah tumbuh."

"Padahal nyatanya ekonomi kita lebih tidak bagus,” ucapnya.

Surya yang dianggap sesepuh di komunitas Tionghoa maupun lintas agama di Cirebon mengaku kerap menjadi tempat curhat warga yang bernasib sama.

“Kenaikan PBB ini gak hanya memberatkan saya, rakyat semua juga keberatan."

"Kalau ada apa-apa, masyarakat ngeluhnya datang ke saya,” jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved