Jumat, 12 Juni 2026

Naskah Khutbah Jumat

5 Contoh Naskah Singkat Khutbah Jumat, Bertemakan Kemerdekaan Republik Indonesia HUT ke-80

5 Contoh Naskah Singkat Khutbah Jumat, Bertemakan Kemerdekaan Republik Indonesia HUT ke-80

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Tribunnews.com/Freepik.com
NASKAH KHUTBAH JUMAT - 5 Contoh Naskah Singkat Khutbah Jumat, Bertemakan Kemerdekaan Republik Indonesia HUT ke-80. Ilustrasi Bendera Merah Putih Indonesia. (Dok: Tribunnews.com/Freepik.com) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Hari Jumat merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari bagi umat muslim di dunia dan diyakini sebagai hari penuh keberkahan.

Pasalnya dalam hari tersebut, setiap muslim yang balig diwajibkan untuk mengerjakan shalat Jumat.

Adapun beberapa syarat berlaku dalam pelaksanaan salat Jumat, di antaranya adalah melangsungkan Khutbah sebagai rukun dalam salat Jumat.

Dalam bekhutbah sang khotib menerangkan perihal ketaatan kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى.

Terdapat berbagai macam tema dalam menyampaikan Khutbah Jumat.

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 15 Agustus 2025: Kemerdekaan dan Nasionalisme dalam Bingkai Agama

Namun, untuk itu kali ini TribunPriangan akan mengulas tentang beberapa judul yang memangkat tema tentang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 tahun.

Dimana pada hari bersejarah tersebut, akan jatuh pada esok hari.

Selain itu, ini juga merupakan salah satu langtkah dakwah ditengah keberagaman agama dan budaya di Indonesia.

5 Contoh Khutbah Jumat Kemerdekaan Indonesia

  • 1# Kemerdekaan dan Kebebasan Adalah Ajaran RasuluLlah

Khutbah I 

اَلْحَمْدُ لِلّٰه الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللّٰهِ شَهِيْدًا أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّاللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: وَمَنْ يَّتَّقِ اللهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا، وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَايَحْتَسِبُ، وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ 

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 15 Agustus 2025 Bahasa Sunda: Kemerdekaan dan Kebebasan Ajaran Rasulullah

Para jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah..

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji kepada Allah yang telah memberikan banyak anugerah kepada kita, baik materi maupun imateri. Kedua, solawat dan salam semoga senantiasa kita haturkan bagi Baginda Nabi Muhammad dan keluarga serta para sahabatnya, yang telah memberikan tauladan kepada kita. Tauladan di sini bukan hanya dalam ibadah relasi antara mahluk dengan Tuhan, melainkan juga relasi antar sesama mahluk-Nya. 

Dengan kata lain, takwa di tangan Nabi dan para sahabatnya tidak hanya terbatas meningkatkan ibadah personal saja, melainkan juga ibadah dan aktifitas sosial menjadi ajang untuk meningkatkan ketakwaan. Oleh karenanya, marilah kita meningkatkan ketakwaan dengan memperbaiki dan memperbagus kedua aspek ibadah tadi: personal dan sosial.  

Para jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah.. 

Berbicara ibadah personal barangkali kita sudah maklum semua, yaitu seperti shalat dan puasa, baik yang wajib maupun yang sunnah. Level dan kualitas Nabi dan para sahabatnya dalam mengerjakan ibadah-ibadah ini tentu saja sudah tidak diragukan lagi. Ketulusan dan kekhusyu’an mereka tidak bisa ditandingi oleh siapa pun dari generasi umat ini. Maka dari itu, mereka disebut sebagai generasi terbaik dalam perjalanan Islam.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved