Selasa, 14 April 2026

Sop Iga Bakar dan Ayam Bali Betutu Jadi Primadona di Djoeanda 265 Coffee & Kitchen Ciamis

Djoeanda 265 Coffee & Kitchen menjadi salah satu destinasi kuliner favorit yang sering dikunjungi masyarakat di Ciamis. 

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Ai Sani Nuraini
Potret Menu Sop Iga Bakar dan Ayam Bali Betutu yang jadi menu favorit dan suasana saat pengunjung menikmati hidangan di kafe Djoeanda 265 Coffee & Kitchen Ciamis. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS Djoeanda 265 Coffee & Kitchen menjadi salah satu destinasi kuliner favorit yang sering dikunjungi masyarakat di Ciamis

Dua menu andalannya, Sop Iga Bakar dan Ayam Bali Betutu, sukses memikat lidah pengunjung dengan rasa autentik dan penyajian yang berbeda dari tempat lain.

Indra Budi Febrianto, admin Djoeanda 265 Coffee & Kitchen, mengungkapkan bahwa iga bakar di tempatnya diolah dengan proses khusus sehingga tekstur daging lebih empuk dan bumbu meresap sempurna.

 “Perbedaannya, kalau di sini sop dan dagingnya dipisah. Iga bakarnya tetap melekat di tulang, jadi aroma bakarnya lebih terasa,” jelasnya saat ditemui di Kafe Djoeanda 265, Sabtu (9/8/2025) sore.

Selain dua menu utama tersebut, Djoeanda 265 juga menawarkan minuman andalan seperti Es Kopi Djoeanda New Signature dan Green Sparkling. 

Baca juga: Wisata Kekinian yang Populer di Ciamis, Bisa Santai dan Nyaman Untuk Keluarga

Harga menu makanan di sini bervariasi mulai dari belasan ribu hingga puluhan ribu, dengan sop iga bakar dibanderol mulai Rp65 ribu dan ayam bali betutu Rp36 ribu.

“Menu sop iga bakar ini sudah jadi menu favorit sejak 2022 sampai sekarang. Pengunjung paling ramai di akhir pekan, kalau hari biasa bisa puluhan orang,” tambah Indra.

Untuk bahan bakunya sendiri yakni daging iga sapi, kuah bumbu rahasia untuk iga bakarnya, daun salam, serai, bawang merah dan putih, jahe, lengkuas, dan gula merah.

Daging iga tersebut dibakar sekitar 5 hingga 10 menit, kemudian disajikan dengan nasi putih, timun, tomat dan selada, ditambah topping emping, sambal, hingga kuahnya.

Tak kalah menggoda, menu ayam bali betutu di kafe Djoeanda juga memiliki sentuhan bumbu yang berbeda dari aslinya. 

“Kalau di Bali bumbunya lebih kasar, di sini lebih halus. Rasanya tetap khas tapi ada sentuhan yang bikin lebih pas di lidah,” ujar Indra. 

Pengunjung pun mengakui cita rasa sop iga bakar dan ayam bali betutu tersebut.

"Iga bakarnya empuk, tidak alot sama sekali, dan bumbunya meresap sampai ke dalam. Saya sering makan siang ke sini karena menunya enak-enak,” kata Febri, pelanggan setia kafe Djoeanda 265.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Andik Sutrisno, yang baru pertama kali mencoba citarasa ayam bali betutu mengatakan, tidak kalah dengan yang di Bali.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved