Tokoh Agama dan Pimpinan Pontren Dipanggil ke Pendopo Bupati Tasikmalaya, Ada Apa?
Sejumlah perwakilan Tokoh Agama hingga pimpinan Pondok Pesantren dan ormas Islam dipanggil Bupati Tasikmalaya ke Pendopo Baru
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Machmud Mubarok
Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Sejumlah perwakilan Tokoh Agama hingga pimpinan Pondok Pesantren dan ormas Islam dipanggil Bupati Tasikmalaya ke Pendopo Baru, pada Jumat (25/7/2025).
Pemanggilan ini dilakukan sebagai langkah kebijakan kepemimpinan Cecep-Asep untuk menyatukan visi misi programnya di lima tahun kedepan.
Salah satu pembahasannya terkait program pengentasan kemiskinan, infrastruktur jalan, pendidikan dan pemberian hibah ke pontren sampai tokoh agama.
"Jadi pak bupati ini mengajak kerjasama dengan kami ponpes dan ketua ormas Islam untuk berdiskusi bagaimana caranya meningkatkan dalam hal-hal program terutama pengentasan kemiskinan, infrastruktur jalan dan pendidikan," ungkap Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam ketika ditemui wartawan TribunPriangan.com.
Baca juga: IPM Kabupaten Tasikmalaya Rendah, Warga Banyak Tak Lulus SMP, Cecep-Asep Punya Banyak PR
Atam mengatakan, dalam pertemuan tadi juga membicarakan soal proses hibah, dan memberitahukan bahwa proses hibah ini dijadikan evaluasi di masa kepemimpinan Cecep-Asep.
"Yang jelas soal hibah juga dibahas dan bakal di evaluasi, jangan sampai para kyai jadi objek," ucap Atam.
Oleh karena itu bupati mempunyai rencana yang sangat baik di antaranya insentif itu tidak diberikan ke organisasi tapi langsung perorangan yang menerimanya.
Hal ini agar lebih tepat sasaran dengan input data yang betul-betul valid serta memakai NIK jadi tidak ada yang nama ganda nanti.
"Kami dan tokoh-tokoh agama di Kabupaten Tasikmalaya sangat peduli hal tersebut. Walaupun kami memberikan masukan, jangan sampai menyalahkan orang lain juga," ucapnya
Evaluasi ini dilakukan oleh Bupati supaya ada tata kelola yang jelas dengan jumlah penerimanya nanti.
Karena sekarang bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Tasikmalaya dan semua pihak perlu intropeksi diri.
"Refleksi hari jadi menginginkan ada intropeksi masing-masing tidak selalu menyalahkan orang lain, momen ini tergambar bahwa Tasik hari ini berbeda dengan yang kemarin dan tetap religius dan islami," kata Atam. (*)
| Bupati Tasikmalaya Pastikan Program MBG Berjalan Efektif dan Bermanfaat Bagi Masyarakat |
|
|---|
| Pemkab Tasikmalaya Bakal Luncurkan Program Pinjam Modal Tanpa Bunga Bagi UMKM |
|
|---|
| Wakil Bupati Tasikmalaya Dorong Penanganan Anak Tidak Sekolah |
|
|---|
| Peringati Memory Of Galunggung ke-44, Bupati Hingga Masyarakat Tasik Gelar Istigosah |
|
|---|
| Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Belum Menerapkan WFA Bagi ASN, Ini Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ketua-PCNU-Kab-Tasikmalaya-KH-Atam.jpg)