Jumat, 1 Mei 2026

CPNS 2025

Sistem Baru CPNS 2025, Benarkah Peserta Bisa Pilih Jadwal Tes Sesuka Hati?

Dampak Besar Jika Sistem Baru CPNS Bisa Dilakukan Kapanpun, Benarkah Peserta Bisa Pilih Jadwal Tes Sesuka Hati?

Tayang:
Kolase TribunPriangan.com
CPNS 2025 - Sistem Baru CPNS, Benarkah Peserta Bisa Pilih Jadwal Tes Sesuka Hati?. (Kolase TribunPriangan.com/ Canva/ Lulu Aulia Lisaholith) 

Jika ada kesalahan teknis atau kendala di batch awal, bisa dijadikan evaluasi dan diperbaiki sebelum batch selanjutnya.

Tantangan dan Kekhawatiran Baru Bagi Calon Peserta CPNS 2025
1. Potensi Ketimpangan dan Ketidakadilan

Peserta di daerah yang ujian lebih awal atau lebih akhir bisa memiliki keunggulan atau kerugian karena perbedaan waktu persiapan, kebocoran soal, atau strategi belajar berdasarkan pengalaman peserta sebelumnya.

2. Kerumitan Logistik dan Pengawasan

Penyelenggaraan tidak serentak membuat pengawasan pusat lebih kompleks. Kemungkinan pelanggaran atau manipulasi lebih tinggi jika koordinasi lemah.

3. Kebingungan Peserta

Peserta bisa bingung karena kurangnya informasi terpadu tentang jadwal, alur, atau perubahan prosedur antar daerah.

4. Potensi Isu Keadilan Antar Instansi

Jika pelaksanaannya berbeda untuk instansi pusat dan daerah, bisa menimbulkan persepsi ketimpangan atau dugaan diskriminasi.

Jika demikian, bisa disimpilkan bahwa, sistem tidak serentak bukan ide buruk, asal dijalankan dengan perencanaan matang, transparansi tinggi, dan pengawasan ketat. 

Pemerintah harus memastikan informasi publik jelas dan konsisten agar tidak menimbulkan kebingungan atau persepsi negatif di masyarakat. 

Namun, dari sudut keadilan dan efisiensi, sistem serentak masih memiliki keunggulan dalam menjamin kesetaraan kesempatan dan kredibilitas nasional.

Rencana Penerapan Sistem Baru CPNS 2025/2026

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, dalam pernyataan resmi yang disampaikan dalam Pembukaan Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kemenag pada 14 Juli 2025 lalu, Kepala BKN 2025 Prof. Zudan Arif Sulaiman menerangkan jika sistem baru tidak akan digelar serentak nasional layaknya pada tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan hal ini sangat menelan biaya yang cukup besar.

"Bahkan kami, bapak dan ibu, sedang mendesain sistem tes CPNS itu tidak barengan seperti sekarang. Tahun 2024-2025 ini kita mengetes 6,6 juta orang untuk diterima 1 jita menjadi CPNS. Biayanya 1,1 Triliun untuk mengetes, yang diterima hanya 1 Juta. Jadi mahal sekali ongkosnya", ungkap Zudan.

Maka dari itu, BKN saat ini tengah mengkaji sistem baru yang memungkinkan peserta CPNS 2025/2026 dapat mengikuti ujian kapan saja.

Baca juga: BKN: TOEFL CPNS 2025 Berlaku 2 Tahun dan Bisa Tes Kapan Saja, Ada Opsi Pilih Jadwal Seleksi Sendiri?

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved