3 Kejadian Menonjol di Priangan Timur, Dua di Antaranya Terjadi di Garut
Tiga kejadian menonjol di wilayah Priangan Timur akhir pekan kemarin. TribunPriangan.com merangkum tiga kejadian menonjol selama sepekan
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN GARUT - Tiga kejadian menonjol di wilayah Priangan Timur akhir pekan kemarin. TribunPriangan.com merangkum tiga kejadian menonjol selama sepekan.
Kejadian pertama tiga orang tewas pada acara syukuran pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dan Maula Akbar di Kabupaten Garut. Kejadian ini mendapat atensi dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia karena satu orang yang tewas merupakan anggota polisi yang sedang bertugas mengamankan.
Wabup Putri Karlina dan anak sulung Gubernur Jabar Dedi Mulyadi turut diperiksa Polres Garut atas kejadian tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian terus melakukan pemeriksaan.
Kejadian kedua adalah aksi nekat seorang pria yang menganiaya semua anggota keluarganya di Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak lima orang anggota keluarga menderita luka sabetan benda tajam rata-rata di bagian kepala dan leher.
Pelaku yang ternyata menantunya sendiri sempat kabur sebelum akhirnya ia mengakhiri dirinya sendiri dengan menggorok lehernya.
Polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku pembacokan sekeluarga di Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya dalam keadaan meninggal dunia, pelaku ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa di sebuah kebun Minggu (20/7/2025).
Pelaku yang belakangan diketahui bernama Aceng (29) ini diduga nekat melakukan aksi bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri. Pelaku Aceng sempat buron usai melakukan pembacokan terhadap keluarganya sendiri terjadi pada Sabtu (19/7/2025).
"Iya pelaku sudah ditemukan oleh warga yang sedang berburu tupai di sebuah ladang tadi pukul 16.00," ucap Kapolsek Pagerageung AKP Asep Saefulloh ketika dikonfirmasi wartawan TribunPriangan.com.
AKP Asep menjelaskan, saat ini pelaku sudah dievakuasi oleh petugas Polsek untuk dibawa ke RSUD Dr Soekardjo.
"Kita langsung kelokasi untuk dievakuasi mayat pelaku ke rumah sakit," jelasnya.
Kejadian menonjol ketiga adalah tiga mahasiswa Ikopin yang terseret ombak Pantai Puncak Guha Kabupaten Garut. Para mahasiswa yang baru selesai ujian akhir semester ini bermaksud untuk mengisi waktu berwisata dan berkemah di sekitar pantai.
Namun nahas tiga orang mahasiswa ini terseret ombak dan dua orang masih dalam pencarian Tim Gabungan.
Satu orang mahasiswa berhasil selamat dari amukan ombak yang di sekitarnya banyak terdapat batu karang yang sangat keras dan terjal.
Para mahasiswa ini diduga terseret ke tengah lautan di zona yang masuk dalam wilayah dilarang untuk berenang.(*)
tewas
pelaku
korban
Kabupaten Garut
Kabupaten Tasikmalaya
Putri Karlina
Dedi Mulyadi
ombak
mahasiswa
Puncak Guha
| Calon Siswa Sekolah Maung Jabar 2026 Harus Memenuhi Kriteria Ini |
|
|---|
| Pemkab Tasikmalaya Percepat Penyiapan Lahan Sekolah Rakyat Permanen di Pancatengah |
|
|---|
| Bupati Tasikmalaya Lantik 41 Pejabat, Sejumlah Kepala Dinas Bergeser Jabatan |
|
|---|
| Ini Kriteria Siswa yang Jadi Sasaran 41 Sekolah MAUNG Se-Jabar di Tahun Ajaran 2026/2027 |
|
|---|
| 16 Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya Akan Alami Cuaca Udara Kabur, Ini Penjelasan BMKG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Mahasiswa-Ikopin-Hilang.jpg)