Selasa, 12 Mei 2026

Warga Cimaung Bandung yang Hilang di Pantai Selatan Garut Ditemukan Tewas

Jasad Maman Surahman (42) wisatawan yang hilang di Pantai Sayang Heulang berhasil ditemukan.

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
istimewa
EVAKUASI - Tim SAR mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Sayang Heulang, jasad korban berhasil ditemukan di radius 3 mil dari titik hilang, Senin (7/7/2025). 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari 


TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Jasad Maman Surahman (42) wisatawan yang hilang di Pantai Sayang Heulang berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di radius 3 mil dari titik pertama hilang, Senin (7/7/2025) pagi.

Maman merupakan warga Kampung Pasir Panjang, Desa Cempakamulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

Ia sebelumnya dilaporkan hilang tersapu ombak pada Sabtu (5/7/2025) sore saat sedang beraktivitas di area karang Pantai Sayang Heulang.

"Jasad korban sudah ditemukan tadi pagi pukul 06.30 WIB oleh nelayan, kemudian dilaporkan dan dilakukan evakuasi," ujar Plt. Kasatpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin kepada Tribun.

Ia menuturkan, saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk diurus yaitu dimandikan sebelum diserahkan langsung kepada pihak keluarga.

Pihak keluarga korban juga ungkapnya, sudah berada di rumah sakit dan tengah menunggu penyerahan jenazah.

"Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian kami tutup, semoga kejadian ini dapat bisa diambil hikmahnya,"

"Kami juga ucapkan turut berdukacita kepada keluarga korban," tambah Iptu Aep.

Pihaknya juga berterimakasih kepada seluruh unsur tim pencarian dari mulai Basarnas, TNI-Polri, Damkar, Forkopimcam, Balawista, relawan, masyarakat nelayan dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian korban selama dua hari ini.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat beraktivitas di terumbu karang Pantai Sayang Heulang, korban sempat diingatkan oleh sejumlah pemancing untuk tidak menjauh dari pesisir pantai. 

Tak berselang lama ombak besar menghantam tubuh korban sehingga korban terseret hingga ke tengah lautan.

"Korban kemudian tergulung ombak ke tengah lautan, kami terus memaksimalkan segala kemampuan untuk segera menemukan korban, mohon doanya." ungkap Aep.

Pihaknya mengimbau kepada wisatawan yang beraktivitas di pantai selatan Garut agar tetap berhati-hati.

"Kami imbau tetap hati-hati, patuhi himbauan-himbauan untuk tidak beraktivitas terlalu menjorok ke kautan," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved