Apih Edi Terpilih Jadi Ketua PGRI Ciamis Periode 2025-2030
Melalui proses pemilihan yang berlangsung tertib dan demokratis, Edi Rusyana atau yang akrab disapa Apih Edi terpilih sebagai Ketua PGRI
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN – Konferensi Kabupaten (Konkab) PGRI Ciamis 2025 menjadi momentum penting bagi para guru untuk menetapkan arah organisasi lima tahun ke depan.
Melalui proses pemilihan yang berlangsung tertib dan demokratis, Edi Rusyana atau yang akrab disapa Apih Edi terpilih sebagai Ketua PGRI Kabupaten Ciamis masa bakti 2025–2030.
Pemungutan suara yang digelar di Hotel Sinar Rahayu 4, Pangandaran, Senin (30/6/2025) itu mempertemukan dua calon yaitu Edi Rusyana dari unsur pengurus PGRI Ciamis dan Aris Gunanto dari Cabang Lakbok.
Hasil akhir menunjukkan Edi unggul dengan perolehan 407 suara, sementara Aris meraih 316 suara dari total 723 suara sah.
Menariknya, tidak terdapat suara tidak sah, mencerminkan tingginya partisipasi dan kedewasaan organisasi dalam berdemokrasi.
Kemenangan Edi tergolong meyakinkan, ia meraih suara mayoritas di keempat Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan rincian 108 suara di TPS 1, 103 di TPS 2, 95 di TPS 3, dan 101 di TPS 4.
Sementara Aris mencatat perolehan suara 61, 79, 97, dan 79 pada TPS 1,2,3, dan 4.
Dengan terpilihnya Edi, estafet kepemimpinan dari Amir Kuswaya, yang telah menakhodai organisasi sejak 2021 resmi akan berganti tangan.
Selanjutnya, tim formatur akan menyusun struktur lengkap pengurus untuk periode 2025–2030 sebelum proses pelantikan resmi oleh PGRI Jawa Barat dilakukan.
Konferensi kali ini turut dihadiri oleh Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya yang membuka kegiatan secara simbolis dengan pemukulan gong.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa PGRI adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan dunia pendidikan.
“Organisasi ini harus tetap solid, komunikatif, dan mampu memperjuangkan kesejahteraan anggotanya. Siapa pun yang terpilih harus bisa merangkul semuanya,” tegas Herdiat.
Senada, perwakilan PGRI Jawa Barat, Ahmad Juhana, menggarisbawahi pentingnya loyalitas anggota dan akuntabilitas pengurus.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu membangun kemitraan yang lebih kuat dengan pemangku kebijakan di daerah.
Kemenangan Edi Rusyana bukan hanya soal angka, tapi juga harapan baru bagi penguatan peran PGRI di tengah tantangan pendidikan yang kian kompleks.
Transisi kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa organisasi lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru di Kabupaten Ciamis.(*)
| Ratusan Siswa SD Se-Ciamis Unjuk Bakat di Pekan Keterampilan dan Seni PAI |
|
|---|
| Pengendara Motor Tak Pakai Helm di Pangandaran akan Kena Tilang ETLE |
|
|---|
| Inspektorat Pangandaran Dalami Kejanggalan Proyek Relokasi Penghuni Eks Pasar Wisata Rp 2 M |
|
|---|
| Dishub Pangandaran Turunkan 15 Petugas Jaga Lalu Lintas Sekolah, Fokus Jalur Nasional Rawan Padat |
|
|---|
| 4 Destinasi Terseru di Kota Priangan Timur, Ada Bukit, Sungai, Puncak, dan Laut, Catat Lokasinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/konferensiprgiciamismismismis.jpg)