Rabu, 22 April 2026

Sekeluarga Tewas Kecelakaan

Getir, Warga Agrabinta Cianjur Keluarkan Satu Persatu Korban Kecelakaan dari Mobil

Pemandangan getir terlihat dari rekaman video amatir saat warga mengevakuasi satu persatu korban kecelakaan dari dalam mobil Toyota Rush berwarna puti

Editor: ferri amiril
istimewa
EVAKUASI KORBAN - Pemandangan getir terlihat dari rekaman video amatir saat warga mengevakuasi satu persatu korban kecelakaan dari dalam mobil Toyota Rush berwarna puti 

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Pemandangan getir terlihat dari rekaman video amatir saat warga mengevakuasi satu persatu korban kecelakaan dari dalam mobil Toyota Rush berwarna putih yang menabrak pohon. Dalam video berdurasi tiga menit lebih tersebut terdengar juga tangisan dari yang merekam video melihat sekeluarga sudah tak berdaya dan dipindahkan satu persatu dari dalam mobil.

Pria berbaju kaos kuning pertama kali mengeluarkan sang sopir yang belakangan diketahui seorang bidan bernama Lia Patmawati (30). Korban kedua yang ditolong warga adalah seorang balita berumur tiga tahun. Keduanya digeletakan di tempat yang aman di pinggir jalan.

Korban ketiga anak berusia sekitar 8 tahun yang terlihat berada di atas aspal saat ditolong warga.

Korban keempat yang dikeluarkan oleh tiga orang warga adalah seorang bapa yang belakangan diketahui sebagai seorang kepala desa.

Diberitakan sebelumnya, sekeluarga yang terdiri dari ayah, istri, dan anaknya tewas dalam sebuah kecelakaan mobil menabrak pohon di Jalan Raya Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Minggu (22/6/2025).

Belakangan diketahui bahwa yang meninggal tersebut adalah Kepala Desa Mekarsari Agrabinta, istrinya juga seorang bidan di Puskesmas Agrabinta.

Kepala Desa Mekarsari tersebut bernama Teguh Ferdieta dan sang istri bernama Lia Patmawati (30).

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Jalan Raya Kampung Bipak RT 05/RW 01, Desa Jatisari, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, ketika kendaraan yang mereka tumpangi oleng hingga akhirnya menabrak pohon.

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut ini adalah sebuah Mobil Toyota Rush berwarna putih dengan nomor polisi F 1577 WZ. Mobil tersebut dikemudikan oleh Lia Patmawati (30), istri Kepala Desa, yang diduga mengantuk saat berkendara.

Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kendaraan melaju dari arah Sindangbarang menuju Agrabinta.

“Pada saat di tempat kejadian, diduga pengemudi mengantuk sehingga mengakibatkan kendaraan tersebut oleng ke pinggir jalan dan menabrak pohon kayu,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Minggu, 22 Juni 2025.

AKP Dadang Rustandi menambahkan bahwa kecelakaan ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan satu anak mengalami luka serius.

“Dari ketiga orang yang meninggal, Kepala Desa Mekarsari meninggal di tempat, Lia Patmawati (30) sebagai istri kades meninggal di rumah petugas medis, lalu Ziozian Ferdieta (3) meninggal di Puskesmas Sindangbarang dan Alsip Wijaya (8) alami luka serius,” jelasnya.

Hingga saat ini, seluruh korban dan kendaraan telah dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama warga setempat.

“Untuk korban dan mobil sudah dilakukan evakuasi,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved