Rabu, 29 April 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025: Putus Asa Atas Rahmat Allah, Awal Kesengsaraan Sepanjang Hidup

Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025/ 24 Zulhijah 1446 H: Pagari Hati dari Pikiran yang Merusak Moral

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunKaltim.com
NASKAH KHUTBAH TERBARU - Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025/ 24 Zulhijah 1446 H: Pagari Hati dari Pikiran yang Merusak Moral (gulalives.co) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Berikut ini terdapat Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025/ 24 Zulhijah 1446 H: Pagari Hati dari Pikiran yang Merusak Moral

Salah satu rukun pada hari Jumat adalah penyamapaian Khutbah oleh sang khatib.

Islam menganjurkan supaya khutbah tidak disampaikan terlalu panjang agar jemaah tidak bosan. 

Sekadar informasi, ajuran untuk menyampaikan khutbah secara singkat terdapat di dalam sebuah hadits riwayat Muslim dan Ahmad berikut ini.

عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ طُولَ صَلاَةِ الرَّجُلِ وَقِصَرَ خُطْبَتِهِ مَئِنَّةٌ مِنْ فِقْهِهِ فَأَطِيلُوا الصَّلاَةَ وَاقْصُرُوا الْخُطْبَةَ وَإِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا (رواه مسلم وأحمد)

Artinya: "Dari Ammar Ibn Yasir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: Sesunggunguhnya panjangnya sholat dan pendeknya khutbah seorang khatib adalah tanda kepahaman seseorang tentang agama. Oleh karena itu panjangkanlah sholat dan persingkatlah khutbah; sesungguhnya dalam penjelasan singkat ada daya tarik." (HR Muslim dan Ahmad)

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025: Qadha dan Qadar Tanggung Jawab Terberat di Hadapan Allah

Ada berbagai jenis topik khutbah Jumat, namun kali ini TribunPriangan.com ingin mengulas tentang Pagari Hati dari Pikiran yang Merusak Moral

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، الْقَائِلِ فِيْ كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَآ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيِّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقَهُ الْقُرْآنُ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّيْ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْمَنَّانِ . وَقَال: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Manusia sering diuji dengan berbagai macam cobaan, kegagalan, atau bahkan dosa yang membuatnya sempat merasa putus asa dalam menjalani kehidupan di dunia. Namun, Allah dengan kasih sayang-Nya yang tiada tara selalu memberikan jalan keluar dan membuka pintu ampunan bagi siapa saja yang mau bertobat dan kembali kepada-Nya.

Melalui banyak ayat suci Al-Quran, Allah swt memberikan hikmah sekaligus peringatan, bahwa rahmat-Nya jauh lebih luas dari dosa-dosa manusia. Selain itu, beberapa hadis Nabi Muhammad saw juga menunjukkan bahwa Allah sangat mencintai hamba-Nya yang mau bertobat dan tidak akan pernah menutup pintu rahmat-Nya.     

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah 

Tidak henti-hentinya khatib berpesan, untuk diri sendiri dan jamaah sekalian, marilah kita sama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt dengan sebenar-benar takwa. Sungguh, takwa merupakan perintah dari Allah swt, sebagaimana firmannya dalam Al-Quran:   

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ   

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.” (QS Ali Imran ayat102).   

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved