Rabu, 13 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025: Persiapan dan Kesunahan di Hari Jumat

Berikut Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025: Persiapan dan Kesunahan di Hari Jumat

Tayang:
Tribunpriangan.com/Dedy Herdiana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Sejumlah jamaah saat mendengar khutbah Jumat di Masjid Agung Trans Studio Bandung, Jumat (21/2/2025). Berikut Naskah Khutbah Jumat 20 Juni 2025: Persiapan dan Kesunahan di Hari Jumat 

مَنْ سَافَرَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ دَعَتْ عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ أَنْ لَا يُصْحَبَ فِي سَفَرِهِ

Artinya: “Barangsiapa bepergian di hari Jumat, malaikat mendoakan kejelekan baginya; agar tidak mendapatkan teman di perjalanannya.” (HR. Al-Daruquthni)

Selain berusaha tidak bepergian pada hari Jumat, kita juga perlu menyiapkan diri dengan melakukan kesunahan-kesunahan menjelang rangkaian pelaksanaan ibadah shalat Jumat. Pertama adalah melakukan mandi Jumat sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah:

مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ

Artinya: “Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya”. (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 20 Juni 2025: Kebinasaan dari Kebiasaan Buruk Lalai dan Merugi atas Kehidupan

Kedua, kita disunahkan segera bergegas hadir menuju tempat shalat Jumat. Orang yang hadir lebih awal akan mendapatkan keutamaan dan pahala melebihi orang yang datang setelahnya.  Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan:

Anjuran ini berdasarkan sabda Nabi:

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْأُولَى فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً

Artinya: “Barangsiapa yang mandi seperti mandi junub pada hari Jumat, kemudian pada waktu pertama ia berangkat Jumat, maka seakan ia berkurban unta badanah.”

Kesunahan ketiga adalah memakai pakaian putih sebagaimana anjuran dalam hadits Nabi:

اِلْبَسُوْا مِنْ ثِيَابِكُمْ اَلْبَيَاضَ فَإِنَّهَا مِنْ خَيْرِ ثِيَابِكُمْ

Artinya: “Pakailah dari pakaian kalian yang berwarna putih. Karena sesungguhnya pakaian putih termasuk pakaian terbaik bagi kalian”. (HR. al-Tirmidzi).

Kesunahan keempat adalah membersihkan badan seperti membersihkan badan dengan mencukur bulu dan rambut, memotong kuku, bersiwak dan menghilangkan bau badan. Untuk menghilangkan bau badan ini, kita disunahkan memakai parfum sebagai kesunahan yang kelima. Kemudian kesunahan yang keenam adalah berjalan menuju tempat Jumat dengan tenang dan menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat. Anjuran ini berdasarkan hadits Nabi:

مَنْ غَسَّلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاغْتَسَلَ وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ وَدَنَا مِنْ الْإِمَامِ فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا

Artinya: “Barangsiapa membasuh pakaian dan kepalanya, mandi, bergegas jumatan, menemui awal khutbah, berjalan dan tidak menaiki kendaraan, dekat dengan Imam, mendengarkan khutbah dan tidak bermain-main, maka setiap langkahnya mendapat pahala berpuasa dan shalat selama satu tahun”. (HR. al-Tirmidzi dan al-Hakim).

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved