Naskah Khutbah Jumat
Naskah Singkat Khutbah Jumat 23 Mei 2025: Menjauhi Larangan Allah SWT
Berikut ini disajikan Naskah Singkat Khutbah Jumat 23 Mei 2025: Menjauhi Larangan Allah SWT
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNPRIANGAN.COM – Berikut ini disajikan Naskah Singkat Khutbah Jumat 23 Mei 2025: Menjauhi Larangan Allah SWT.
Tribuners, menjauhi larangan Allah SWT merupakan kewajiban utama dalam Islam.
Ini berarti menghindari segala sesuatu yang dilarang oleh Allah, seperti berbuat maksiat, menentang perintah-Nya, atau melakukan perbuatan yang diharamkan.
Dengan menghindari larangan-larangan tersebut, seorang muslim diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan taqwa kepada Allah, serta menjauhi perbuatan yang dapat mendatangkan siksa di akhirat.
Berbicara perihal Jumat hari ini, tepatnya di hari Jumat tanggal 23 Mei 2025, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.
Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.
Khusus untuk khutbah pada Jumat hari ini, berikut merupakan naskah khutbah Jumat yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber untuk tanggal 23 Mei 2025 bertemakan "Upaya Menjauhi Larangan Allah SWT".
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 23 Mei 2025: Penerapan Etika Dalam Hidup Bertetangga
Khutbah 1
اَلْحَمْدُ لله، اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ الْفُرْقَانَ لِلْعَالَمِيْنَ بَشِيْرًا وَنَذَيِرًا، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ الَّذِيْ أَنْزَلَ عَلَيْنَا بِأَنْوَاعِ النِّعَمِ مِدْرَارًا. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ يُطَهِّرُوْنَ اللهَ تَطْهِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْقَدِيْرِ الْقَائِلِ فِيْ مُحْكَمِ كِتَابِهِ : وَذَرُوا ظَاهِرَ الْإِثْمِ وَبَاطِنَهُ إِنَّ الَّذِينَ يَكْسِبُونَ الْإِثْمَ سَيُجْزَوْنَ بِمَا كَانُوا يَقْتَرِفُونَ
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Pada hari Jumat yang mulia ini, di bulan Dzulqa’dah saat jamaah haji dari berbagai penjuru bumi mulai menuju tanah suci, khatib berpesan kepada diri khatib pribadi, maupun kepada jamaah sekalian. Marilah kita bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala, dengan imtitsaalul awaamir, wajtinaabun nawahiih. Menjalankan segala perintah Allah sejauh batas maksimal kemampuan kita. Dan menjauhi segala larangan Allah tanpa terkecuali.
Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 23 Mei 2025: Sungguh Sedikit yang Siapkan Kematiannya dengan Amal Saleh
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Hidup adalah pertarungan tiada henti antara Nabi Adam dan keturunannya melawan Iblis dan setan keturunannya. Kadangkala umat manusia kalah dan tergoda melanggar larangan Allah. Kadang kala manusia berhasil melawan godaan setan dan menahan hawa nafsunya, agar tidak meninggalkan perintah Allah dan melanggar larangan-Nya.
Larangan dalam bahasa Arab disebut dengan An-Nahyu. Kata An-Nahyu memiliki akar kata yang sama dengan an-Nuhyah yang berarti akal. Orang yang berakal (Ulin Nuha) adalah orang yang mampu memahami dan menjauhi larangan Allah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/khutbah-jumat-di-Masjid-Agung-Trans-Studio-Bandung-1.jpg)