Warga dan Pelajar Manfaatkan Layanan Perahu Karet di Lokasi Banjir Tasikmalaya
Selama dua hari petugas gabungan membantu warga terdampak banjir dengan layanan perahu karet di Desa Tanjungsari
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: ferri amiril
Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Selama dua hari petugas gabungan membantu warga terdampak banjir dengan layanan perahu karet di Desa Tanjungsari, Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
Layanan perahu karet digunakan petugas mulai dari membantu evakuasi warga hingga layanan aktivitas sehari-hari. Petugas yang membantu terdiri dari BPBD, Tagana, Basarnas, TNI Polri hingga Pemdes dan tim relawan.
Petugas setiap hari menyisir kampung mengayuh perahu karet untuk mengangkut warga yang akan beraktivitas.
Kamis (22/5/2025) pagi petugas gabungan menyisir area untuk membawa pelajar dan warga yang akan melakukan aktivitas.
Seorang anggota Tagana Kabupaten Tasikmalaya Ega Rusmana (30) mengatakan sejak kemarin ia mulai membuka layanan perahu karet.
"Evakuasi warga terdampak banjir dibantu oleh tim gabungan dengan mengirimkan beberapa perahu yang ditempatkan di ujung kampung Bojongsoban, titik kedua di dekat SDN Bojongsoban," kata Ega ketika ditemui wartawan TribunPriangan.com, Kamis (22/5/2025).
Alasannya petugas menempatkan beberapa perahu di titik banjir karena ada yang masih terendam dengan kedalaman bervariasi.
"Kami mengangkut warga yang sakit, maupun yang beraktivitas dan beberapa pantauan tadi pagi hingga siang air udah mulai surut, tapi ada beberapa titik yang masih ada genangan dengan kedalaman 40 sentimeter," ujar Ega.
Selain itu, tim gabungan juga mengantar anak sekolah yang kebetulan sedang mengadakan ujian di beberapa titik yang aksesnya masih terendam banjir.
"Susahnya kadang kami tidak mengetahui apakah titik tersebut datar ataupun dangkal. Kalau dangkal susahnya perahu kerap terkendala akan rintangannya, ada besi, pancung maupun benda lain," katanya.
Arus yang masih deras membuat petugas gabungan harus ekstra hati-hati agar tak ketarik ketika mengayuh perahu dengan jumlah penumpang banyak.
"Kalau yang masih dalam itu arusnya deras, di sini juga tergolong deras apalagi daerah Bojongsoban yang paling parah, ketinggian 1 meter sampai 1,5 meter," ucapnya.
Dirinya bersama petugas gabungan sejak pagi sampai siang melakukan antar jemput pelajar yang melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM).
"Kami dari pukul 06.30 WIB sampai pukul 11 siang standby mengantarkan pelajar. Tapi sebagian warga sudah mulai membersihkan material lumpur di area rumahnya," katanya.
| 10 Kecamatan Bakal Berawan, BMKG Ungkap Prakiraan Cuaca Kota Tasikmalaya Hari Ini |
|
|---|
| Bobotoh Tasikmalaya Pilih Nobar Persib vs Persija, Tidak OTW ke Samarinda |
|
|---|
| Kolaborasi Pemkab Tasik dan YBM Brilian, Jembatan Gantung Penghubung Desa Diresmikan |
|
|---|
| Viking Distrik Tasikmalaya Optimis Persib Bandung Bisa Raih 3 Poin Lawan Persija |
|
|---|
| Diky Candra Resmi Jabat Plh Wali Kota Tasikmalaya Selama Viman di Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/layananperahukaretdongah.jpg)