Kades Minta Anak 9 Korban Ledakan Bom di Selatan Garut Diberi Santunan Pendidikan
Kades Minta Anak 9 Korban Ledakan Bom di Selatan Garut Diberi Santunan Pendidikan
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Kepala Desa Sagara Alit Saripudin meminta ada santunan pendidikan untuk anak 9 warga sipil korban ledakan bom.
13 orang tewas dalam tragedi ledakan amunisi kedaluarsa di Garut, 4 di antaranya merupakan anggota TNI.
Setelah kejadian itu, warga memprotes aktivitas peledakan di kawasan Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat itu.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Sagara Alit Saripudin, ia menyebut ada beberapa permintaan warganya atas kejadian itu.
"Satu, tolong tutup selamanya aktivitas peledakan di area tersebut, sekarang tidak seperti zaman dulu. Sekarang banyak warga yang sudah mukim dekat lokasi," ujarnya kepada Tribun, Rabu (14/5/2025).
Ia menuturkan, warga merasa khawatir akan keselamatan mereka akibat aktivitas peledakan yang dilakukan di sekitar pemukiman.
Menurutnya, getaran dan suara ledakan sangat mengganggu kenyamanan dan bisa membahayakan struktur bangunan rumah warga.
"Kedua, tolong proses penyelidikan atas meninggalnya 9 warga sipil dibuka ke publik, dan transparan," ungkapnya.
Kemudian lanjut Alit, warga juga meminta agar keluarga 9 korban diberikan hak santunan dan jaminan pendidikan untuk anak-anak yang ditinggalkannya.
Termasuk rehabilitasi kerusakan lingkungan di kawasan peledakan amunisi yang saat ini dinilai dalam kondisi rusak.
"Ini kan statusnya kawasan BKSDA, tolong kembalikan fungsinya jangan dirusak," ungkapnya.
Hal serupa juga disebutkan oleh Oon (70) ibunda dari Iyus korban ledakan maut amunisi kadaluarsa di lokasi tersebut.
Ia meminta pemerintah menutup aktivitas peledakan di Desa Sagara. Menurutnya selama puluhan tahun ini sudah banyak memakan korban.
"Tolong tutup saja, cukup anak saya yang terakhir jadi korban, sejak puluhan tahun memang sering ada korban cacat," ujarnya saat ditemui Tribun.(*)
| Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Berguru kepada Nabi Ibrahim dalam Mendidik Anak |
|
|---|
| Ini Kriteria Sekolah yang Akan Bertransformasi Jadi Sekolah Maung se-Jabar, Priangan Ada 8 Lokasi |
|
|---|
| Baznas Ciamis Salurkan Rp 145,5 Juta untuk Korban Bencana, Bupati Sebut Gotong Royong Jadi Kekuatan |
|
|---|
| Calon Siswa Sekolah Maung Jabar 2026 Harus Memenuhi Kriteria Ini |
|
|---|
| Detik-detik Dede Kartini Selamatkan Anak Saat Longsor Terjang Rumah di Cihaurbeuti Ciamis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/mintasantunanpendidik.jpg)