Ledakan Amunisi di Garut Makan Korban
Detik-detik Keluarga Mendapat Kabar Meninggalnya Mayor CPL Anda Rohanda, Syok dan Pingsan
Dalam percakapannya tersebut, kalimat "ada catatan" menjadi yang paling mengusik dirinya
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Siang itu, langit di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, biru seperti biasa. Tak ada tanda-tanda apa pun bahwa kabar buruk akan segera menerpa Oyib Gunawan (58).
Adiknya, Mayor CPL Anda Rohanda yang sedang tugas di Kabupaten Garut, dikabarkan meninggal. Sebagai prajurit yang biasa memusnahkan amunisi, tak pernah terlintas di benaknya, itu menjadi misi terakhir adiknya,
Di mana pada pukul 12.30 WIB, telepon berdering. Suara seorang-orang dari teman almarhum Anda mengabarkan sesuatu yang membuat dada Oyib mendadak sesak tidak karuan.
"Saya pertama mendengar informasi dari temennya (almarhum) sekitar 12.30 WIB. Kata dia, Oyip tahu enggak itu, Pak Rohanda dinasnya di mana? Kata saya, di Gupusmu dan lagi di Pameungpeuk Garut sekarang. Lalu dia bilang, adik saya ada catatan, disitu saya langsung was-was," ujarnya saat ditemui di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (13/5/2025).
Baca juga: Kisah Haru Anak Mayor CPL Anda Rohanda, Selalu Dapat Kiriman Foto Kegiatan Sang Ayah Sebelum Gugur
Dalam percakapannya tersebut, kaliamat "ada catatan" menjadi yang paling mengusik dirinya. Ketika seseorang yang bekerja di lingkungan militer disebut punya "catatan", itu sering kali bukan menjadi kabar baik.
Namun Oyib, mencoba tetap tenang, sampai telepon lainnya datang. Kali ini dari orang yang berbeda, dengan pesan yang lebih menguncang. Di situlah tanda-tanda yang mencengangkan mulai terjadi.
"Terus ada yang nelepon saya lagi, adik saya itu meninggal. Saya belum tahu, enggak percaya waktu itu. Lalu saya membuka media dan betul ada nama adik saya. Dari situ saya percaya," katanya.
Baca juga: Sosok Almarhum Mayor CPL Anda Rohanda di Mata Keluarga, Pemakamannya Diiringi Hujan dan Tangis
Seketika mendengar faktanya, Oyib menceritakan bahwa suasana di rumahnya di Desa Cinunuk mendadak sunyi meskipun banyak orang datang. Di tengah keramaian, Oyib terdiam lemas tak berkata.
"Syok aja. Seperti istri saya kemarin pingsan. Saya sendiri juga sama. Lalu saya langsung koordinasi, soalnya pihak keluarganya pengen dimakamkan di Bandung," ucapnya.
Bagi Oyib, kehilangan ini lebih dari sekadar duka. Dirinya kehilangan adik, sahabat, dan satu-satunya orang yang selalu memberi kabar setiap kali bertugas. Kini, kabar itu telah terputus.
"Iya, tentu merasa kehilangan. Saya sangat dekat dan merasa kehilangan," ujarnya.
Baca juga: Sang Sahabat Gugur dalam Tugas, Letkol Cpl Bambang Kenang Kebersamaan dengan Mayor Cpl Anda Rohanda
| Perjuangan Keluarga Korban Disposal Amunisi dari Gangguan Psikologis, Polisi Berikan Trauma Healing |
|
|---|
| Penampakan Boks Bekas Amunisi Tersimpan di Bangunan Kosong dan Samping Warung |
|
|---|
| Pemdes Sagara Beberkan Fakta Titik Lokasi Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa Ternyata Diapit Dua Kampung |
|
|---|
| KDM Soroti Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut: Sebaiknya Warga Sipil Tidak Dilibatkan Lagi |
|
|---|
| Soal Anak Korban Ledakan Dapat Bantuan Hingga Rencana Pemekaran Desa Sagara, Ini Kata Camat Cibalong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Foto-Mayor-CPL-Anda-Rohanda-dan-Kakak-kandungnya.jpg)