Rabu, 13 Mei 2026

Sosok Oknum Ustaz di Baregbeg yang Diduga Lecehkan Anak Tirinya, Warga Sebut Walid Versi Ciamis

Ustaz ini dikenal alim dan ahli soal ilmu agama. Setiap malam Jumat biasanya M sering jadi penceramah di pengajian bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Ai Sani Nuraini
ILUSTRASI KASUS USTAZ - Penampakan papan nama Kantor Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Senin (12/5/2025). Desa Baregbeg merupakan domisili seorang oknum ustaz di yang diamankan pihak kepolisian karena diduga melakukan pelecehan seksual. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Kejadian menggemparkan terjadi di Dusun Ciwahangan, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis melibatkan oknum ustaz berinisial M yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada anak tirinya sendiri.

Saat penangkapannya di Kantor Desa Baregbeg pada Minggu (11/5/2025) tadi malam, warga meneriaki "Nah itu walid Versi Ciamis".

Salah seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebut namanya menyebut bahwa terduga pelaku bukan warga asli dusun tersebut.

"Sebenarnya bukan orang sini, kalau aslinya dia itu orang Rajadesa, lalu menikah dengan orang Ciwahangan sekitar beberapa tahun yang lalu," katanya saat ditemui di Dusun Ciwahangan, Senin (12/5/2025).

Baca juga: BREAKING NEWS! Seorang Ustaz di Baregbeg Ciamis Ditangkap Karena Hamili Anak Tirinya

Menurutnya, M ini dikenal alim dan ahli soal ilmu agama, di mana setiap malam Jumat biasanya M sering jadi penceramah di pengajian bapak-bapak, malam Kamis di pengajian anak-anak hingga pengajian ibu-ibu.

"Dikenalnya sebagai penceramah, kalau bab agama saya angkat jempol, soal keilmuannya sudah tinggi siapapun mengakui kehebatannya," tambahnya.

Namun yang disayangkan, katanya, kok dia bisa melakukan hal-hal keji semacam itu apalagi kepada anak tiri dan sepupunya yang notabene sudah menjadi keluarganya.

Lebih lanjut, tokoh masyarakat itu menyebut bahwa korban diduga ada dua orang, satu berinisial N (anak tiri) yang diketahui kini sudah menikah pada pertengahan April 2025 dalam kondisi sedang hamil 3 bulan.

Kemudian satu orang lagi, berinisial Y merupakan sepupu dari korban N yang masih sekolah SMA.

Dari penuturan Y kepada beberapa temannya, terduga pelaku pernah melakukan pelecehan kepada dirinya dengan meraba area sensitifnya.

Sejak itu, temannya melaporkan kejadian tersebut kepada tokoh masyarakat lalu pelaku diamankan pada Minggu (11/5/2025) tadi malam.

"Jadi sebenarnya penggerebekan semalam itu bukan soal anak tirinya yang hamil, tapi karena pelecehan seksual kepada Y yang masih ada keterikatan keluarga dengan korban yang hamil," jelasnya.

Selain melakukan kepada Y, anak tirinya juga lebih dulu menjadi sasaran.

"Jadi pengakuan korban itu, dulu sering dijemput dari pesantren, kalo malam-malam di jalan, ia suka berhenti di tempat gelap, kemudian meraba-raba anak tirinya itu," paparnya.

Informasi tambahan, bahwa saat ini istri terduga pelaku sedang mendapat perawatan di Rumah Sakit akibat penyakit Diabetes yang dideritanya.

Sementara saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Carsono membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku tadi malam.

"Betul kami telah menangkap terduga pelaku, dan saat ini kasusnya masih kita dalami," singkatnya. (*) 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved