Naskah Khutbah Jumat
Naskah Khutbah Jumat 2 Mei 2025: Mencari Pahala dari Aktivitas Sehari-hari
Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 2 Mei 2025: Jadikan Segala Aktivitas Bernilai Pahala di Sisi Allah
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: ferri amiril
Artinya : “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (Ad Dzariyat: 56)
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025: Merenungi Pergeseran Nilai dalam Mengarungi Kehidupan Modern
Maasyiral muslimin rakhimakumullah,
Upaya untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt ini dapat diwujudkan dengan senantiasa menyadari bahwa Allah lah yang paling berkuasa atas hidup kita. Kita adalah makhluk lemah yang tidak ada kuasa di hadapan Allah.
Semua sudah digariskan oleh Allah dan kita tinggal menjalankan tugas utama kita di dunia yakni beribadah atau menyembah Allah. Allah swt berfirman:
Jelas dan tegas, bahwa dalam ayat kita, manusia, harus sadar, tunduk, dan merendahkan diri kepada Allah swt. Kita harus menerima segala yang ditakdirkan Allah karena kita dijadikan atas kehendak-Nya dan diberi rezeki sesuai dengan apa yang telah Ia tentukan.
Tak seorang pun yang dapat memberikan manfaat atau mendatangkan mudarat karena kesemuanya adalah dengan kehendak Allah swt. Ayat ini menguatkan perintah untuk senantiasa mengingat Allah swt dan memerintahkan kita agar beribadah kepada Allah swt.
Pertanyaannya, seperti apa bentuknya ibadah yang harus kita lakukan dalam rangka menyembah Allah swt? Apakah ibadah itu hanya dalam bentuk semisal shalat, haji dan sejenisnya? Atau adakah ibadah-ibadah lain yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan ketaatan kita kepada Allah swt?.
Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025: Mari Bermuhasabah dari 6 Sifat yang Dibenci Allah
Maasyiral muslimin rakhimakumullah,
Perlu kita ketahui, bahwa bentuk dan jenis ibadah sejatinya terbagi menjadi berbagai macam pembagian tergantung dari aspek apa kita menilainya. Namun secara umum, ibadah dibagi menjadi dua kategori yakni ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah. Secara garis besar, ibadah mahdhah atau ibadah khusus adalah ibadah yang telah sudah ditetapkan oleh Allah, baik tata cara dan perincian-perinciannya seperti sifat, waktu, tempat dan lain sebagainya.
Ibadah ini didasarkan pada dalil perintah yang ada dalam Al-Quran maupun hadits. Pelaksanaannya juga harus berpola kepada apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan bersifat suprarasional atau di luar jangkauan akal.
Contoh ibadah mahdhah ini adalah seperti shalat, zakat, puasa, dan haji.
Selain ibadah mahdhah yang bersifat ritual dan berasaskan kepatuhan dan ketaatan, ada juga ibadah-ibadah ghairu mahdhah yang tata cara dan perincian-perinciannya tidak ditetapkan dengan detail. Ibadah ghairu mahdhah dapat berbentuk seperti zikir, dakwah, sedekah, berbuat baik pada orang lain, tolong menolong dan lain sebagainya.
Dari penjelasan ini kita bisa menilai bahwa sebenarnya cakupan ibadah di dunia ini sangatlah luas. Berbagai amal atau aktivitas kita di dunia bisa bernilai ibadah jika diniatkan dengan baik. Sehingga niat menjadi hal yang penting dalam kita memulai dan melakukan segala aktivitas dalam kehidupan kita sehari-hari.
Niat menjadi pijakan awal apakah aktivitas yang kita lakukan nanti akan bernilai ibadah atau tidak. Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits riwayat Muttafaq alaih:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Naskah Khutbah Jumat
khutbah Jumat
Salat Jumat
Jadikan Segala Aktivitas Bernilai Pahala di Sisi A
Sayyidul Ayyam
Teks Khutbah Jumat
| Naskah Khutbah Jumat 2 Mei 2025: Koreksi Diri di Penghujung Syawal |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025: Empat Maksiat Hati yang Bisa Hapuskan Ganjaran Amal Ibadah |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025: Merenungi Pergeseran Nilai dalam Mengarungi Kehidupan Modern |
|
|---|
| Naskah Khutbah Jumat 25 April 2025: Mari Bermuhasabah dari 6 Sifat yang Dibenci Allah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/salat-jumat-di-masjid-al-jabbar-gani-1.jpg)