Minggu, 10 Mei 2026

Setelah Ayah dan Paman, Sang Kakek Juga Ikut Jadi Tersangka Pencabulan Bocah di Garut

Polres Garut akhirnya menetapkan ES (57) kakek dari bocah lima tahun korban kekerasan seksual oleh ayah dan pamannya sebagai tersangka

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/sidqi al ghifari
TERSANGKA - Polres Garut akhirnya menetapkan ES (57) kakek dari bocah lima tahun korban kekerasan seksual oleh ayah dan pamannya sebagai tersangka 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari 


TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Polres Garut akhirnya menetapkan ES (57) kakek dari bocah lima tahun korban kekerasan seksual oleh ayah dan pamannya sebagai tersangka.

ES ditetapkan sebagai tersangka setelah pihak kepolisian melakukan serangkaian pemeriksaan intensif kepada korban dan sejumlah saksi.

"Kita awalnya menetapkan dua tersangka yaitu ayah dan paman korban, kemudian tersangka bertambah yaitu kakek dari korban," ujar Kapolres Garut AKBP Fajar M Gemilang kepada awak media, Kamis (24/4/2025).

Ia menuturkan bahwa pada awalnya korban tidak mengungkapkan bahwa kakeknya ikut terlibat dalam aksi bejat itu.

Namun setelah korban dilakukan pemeriksaan psikologis secara intensif dan hati-hati, akhirnya korban mengatakan bahwa ES juga melakukan aksi pencabulan itu terhadapnya.

"Kami akan menjalankan proses penyidikan hingga selesai dan memastikan para pelaku kejahatan seksual terhadap anak ini mendapat sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang bapak dan paman dari bocah usia 5 tahun di Garut tega melakukan pencabulan.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

"Hari ini kami sudah menetapkan dua tersangka, ayah korban dan paman korban," ujar Kasatreskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin kepada Tribunjabar.id, Kamis (10/4/2025).

Ia menuturkan ayah korban berinisial YMA (25), dan YMU (31), keduanya saat ini sudah berada di tahanan Mapolres Garut.

Peristiwa tersebut ungkapnya pertama kali terungkap oleh tetangga korban yang melihat celana korban penuh dengan darah.

Korban kemudian langsung dibawa ke klinik terdekat untuk dilakukan pemeriksaan oleh bidan, hasilnya terdapat robekan di kelamin korban.

"Atas kejadian itu keluarga korban melapor ke kami, dan kami melakukan penyelidikan," ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved