Ramadan 2025
Naskah Kultum Tarawih Singkat 28 Ramadhan 1446 H/28 Maret 2025: Kebaikan Berinfak
Berikut Ini Dia Naskah Kultum Tarawih Singkat 28 Ramadhan 1446 H/28 Maret 2025: Kebaikan Berinfak
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, di sisa bulan Ramadhan kali ini, yuk masih ada waktu untuk kamu memperkuat iman di bulan berkah ini, salah satunya adalah dengan mendengarkan kultum atau ceramah.
Kultum adalah akronim dari kuliah tujuh menit yang berisi pesan atau nasihat kebaikan kepada sesama muslim di depan umum.
Kultum biasanya disampaikan oleh pendakwah, ustaz, tokoh atau para bapak yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi sesi tersebut.
Nah, di bulan Ramadhan, kultum biasanya mudah ditemui di bulan ramadhan dan disampaiakan sebelum buka puasa, sebelum tarawih atau sesudah subuh.
Berikut ini dia naskah kultum tarawih singkat Ramadhan 1446 H/2025 singkat terbaik untuk 28 Ramadhan.
Baca juga: Naskah Kultum Tarawih 27 Ramadan 1446 H: Ramadan Segera Berakhir, Apa yang Kita Dapat?
Baca juga: Naskah Kultum Tarawih Singkat 27 Ramadhan 1446 H/27 Maret 2025: Pola Makan selama Ramadhan
Kultum Tarawih 28 Ramadhan 1446 H
Judul: Kebaikan Berinfak
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Bismillahirrahmanirrahim.
Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berinfak dan bersedekah. Dalam Islam, berinfak dan bersedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan, karena dapat membantu sesama dan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah Swt.
Dalam berinfak, tidak harus dengan jumlah yang besar, tetapi dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, seperti memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan atau memberikan sedikit uang kepada fakir miskin.
Dalam Al-Qur’an, infak sering kali disebutkan bersamaan dengan zakat, yang merupakan salah satu rukun Islam.
Baca juga: Naskah Kultum Tarawih 27 Maret 2025: Pola Hidup selama Ramadhan
Surah At-Taubah ayat 60 menjelaskan bahwa infaq termasuk dalam kewajiban zakat, yang harus diberikan kepada delapan golongan penerima yang berhak, termasuk fakir miskin, yatim piatu, dan orang-orang yang berada dalam perjalanan.
Selain itu, hadis Nabi Muhammad SAW juga menegaskan pentingnya infak dalam Islam. Beliau bersabda, “Sedekah itu dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” Hadis ini menunjukkan bahwa infak bukan hanya sekadar tindakan memberi, tetapi juga memiliki nilai besar dalam membersihkan dosa-dosa seseorang di hadapan Allah SWT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Kultum-Ramadhan-1445.jpg)