Jumat, 15 Mei 2026

Gerakan Pangan Murah di Cijeungjing Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau

Gerakan Pangan Murah di Cijeungjing Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau dari harga di Pasar

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/ai sani nuraini
PANGAN MURAH - Gerakan Pangan Murah di Cijeungjing Diserbu Warga, Harga Lebih Terjangkau dari harga di Pasar 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Menjelang Idul Fitri 2025, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. 

Kegiatan kali ini berlangsung di Halaman Kecamatan Cijeungjing dan mendapat sambutan luar biasa dari warga, Rabu (19/3/2025).

Sejak pagi hari, masyarakat sudah berbondong-bondong datang untuk membeli berbagai komoditas pangan strategis seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, daging ayam, daging sapi, telur, serta aneka sayuran. 

Dengan sistem distribusi langsung dari pelaku usaha, harga yang ditawarkan dalam program ini lebih murah dibandingkan dengan harga pasar, sehingga semakin diminati oleh masyarakat.

Camat Cijeungjing, Iyus Sunardi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, GPM sangat membantu masyarakat di wilayahnya, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih cukup sulit.

"Terus terang kami di kewilayahan merasa terbantu, terutama masyarakat yang memang masih dalam kondisi sulit seperti sekarang. Ini memberikan manfaat luar biasa, karena meskipun stok terbatas, tetap bisa membantu banyak orang. Mudah-mudahan program ini bisa terus berlanjut dan bahkan mungkin diadakan secara rutin setiap pekan atau bulan di kecamatan kami. Kami memiliki halaman yang luas, sehingga memungkinkan untuk menjadi tempat berlangsungnya pasar murah secara berkala," ujar Iyus.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak warga berharap agar program ini bisa berlangsung setiap minggu. 

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait, termasuk menggandeng pihak swasta seperti BRI dan para pelaku usaha agar GPM bisa menjadi program yang berkelanjutan. 

Dengan adanya pasar murah yang digelar rutin, diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM di wilayah Cijeungjing.

Camat Cijeungjing berharap agar GPM bisa menjadi program yang berkelanjutan dan semakin melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemerintah kabupaten, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta para pelaku usaha lainnya di Ciamis. 

Dengan sinergi yang baik, program ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan murah, tetapi juga dapat menjadi pendorong kebangkitan ekonomi lokal.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Ciamis, Dadan Suhendar, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama di bulan Ramadan yang biasanya mengalami kenaikan harga.

"Dengan program ini, kita memangkas rantai distribusi pangan, sehingga harga yang didapat oleh masyarakat bisa lebih murah dibandingkan harga pasar. Para pelaku usaha langsung menyediakan berbagai macam kebutuhan pangan tanpa melalui perantara. Ini yang membuat harga tetap lebih terjangkau," ungkapnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved