Rabu, 22 April 2026

Bandung Siaga Usai Muncul Peringatan BMKG Terkait Cuaca Ekstrem Imbas Bibit Siklon Tropis

Perpaduan bibit siklon tropis dan fenomena itu dinilai berpotensi meningkatkan curah hujan dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia

Editor: Dedy Herdiana
tribunnews
ILUSTRASI HUJAN - Pemerintah Kota Bandung langsung merespons peringatan dari BMKG yang telah memprediksi bahwa bakal terjadi cuaca ekstrem 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung langsung merespons peringatan dari BMKG yang telah memprediksi bahwa bakal terjadi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Indonesia dalam tiga hari ke depan.

Salah satu faktor pemicu cuaca ekstrem hingga hujan lebat itu adalah kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia sebelah selatan Jawa Barat, yang dipadukan dengan aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO).

Perpaduan bibit siklon tropis dan fenomena itu dinilai berpotensi meningkatkan curah hujan dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di Jawa Barat yang berpotensi memicu terjadi banjir.

"Saya mengimbau warga Bandung, enggak usah panik, kami sekarang 24 jam standby, koordinasi dengan Damkar, dengan Tagana," ujar Wakil Wali Kota Bandung, Erwin saat ditemui di Kiaracondong, Selasa (18/3/2025).

Baca juga: Hadapi Banjir Ekstrem, BRIN Tawarkan Modifikasi Cuaca seperti China saat Jalani Olimpiade 2008

Jika terjadi bencana seperti banjir akibat cuaca ekstrem itu, pihaknya akan cepat tanggap untuk segera  melakukan penanganan agar tidak terlalu banyak warga yang terdampak.

"Jadi, kita akan tanggap cepat, disaat ada itu (bencana) kami sudah mengantisipasi semua. Termasuk juga, kayak kemarin, korban-korban yang terkena dampak banjir, kami bantu juga dengan makanan, kasur," katanya.

Dalam melakukan penanganan bencana akibat cuaca ekstrem itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan para petugas akan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan kaji cepat.

"Intinya, enggak usah panik lah. Kami koordinasi dengan dinas semua terkait, akan langsung turun. Emang di sini juga ada banjir dan longsor, tapi kami langsung turun," ucap Erwin.

Selain itu, Pemkot Bandung juga sudah membuka hotline, sehingga masyarakat tinggal melapor saja jika terjadi bencana alam agar nantinya bisa segera ditangani oleh petugas lapangan.

"Kita sudah buka hotline layanan, ya. Untuk DSDABM ada teleponnya, terus untuk lampu-lampu yang mati sudah layanan juga. Lalu pohon-pohon yang menutupi dan apapun juga kita sudah layanan semua," katanya.

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved