Ramadan 2025
Naskah Kultum Tarawih 17 Ramadan 1446 H: Mentadabburi Al Quran
Berikut Naskah Kultum Tarawih 17 Ramadan 1446 H: Mentadabburi Al Quran
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TRIBUNPRIAGAN.COM - Tribuners, 17 Ramadan kerap diperingati sebagai Nuzulul Quran atau malam turunnya Al Quran.
Al Quran memiliki segudang keutamaan yang isi dan kandungannya dapat menuntun umat Islam menuju keselamatan di dunia dan akhirat.
Kali ini pembahasan Nuzulul Quran dapat menjadi tema untuk naskah kultum tarawih 17 Ramadan 1446 H atau 17 Maret 2025.
Kultum adalah akronim dari kuliah tujuh menit yang berisi pesan atau nasihat kebaikan kepada sesama muslim di depan umum.
Kultum biasanya disampaikan oleh pendakwah, ustaz, tokoh atau para bapak yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi sesi tersebut.
Nuzulul Quran, Momen Mengenal Keagungan Al-Qur'an
Ma'asyiral muslimin, RahimakumuLlah..
Nuzulul Quran diperingati sebagai salah satu momen sejarah dalam ajaran Islam, yang dimaknai saat hari turunnya Al-Quran.
Dimana momen ini dapat dimaknai sebagai bukti untuk mengigatkan kembali apa Al-Quran itu, bagaimana Al-Quran diturunkan, serta mengingat kembali keagungan Al-Qur'an.
Dikutip dari NU Online, secara bahasa, Al-Qur'an memiliki persamaan kata, yakni al-qiraah yang memiliki arti bacaan. Hal ini terungkap dalam QS. Al-Qiyamah ayat 17-18 berikut ini :
إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ . فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ
Baca juga: 3 Naskah Kultum 17 Ramadhan 1446 H, Spesial Malam Nuzulul Quran dengan Makna Menyentuh
Artinya, "Sesungguhnya tugas Kamilah untuk mengumpulkan (dalam hatimu) dan membacakannya. Maka, apabila Kami telah selesai membacakannya, ikutilah bacaannya itu." Kemudian para ulama mendefinisikannya dalam ilmu al-Qur'an, bahwa al-Qur'an :
الْكَلَامُ الْمُعْجِزُ الْمُنَزَّلُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَكْتُوْبُ فِى الْمَصَاحِفِ الْمَنْقُوْلُ بِالتَّوَاتُرِ الْمُتَعَبَّدُ بِتِلَاوَتِهِ
Artinya : "Kalam (Allah SWT) yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW, tertulis dalam mushaf yang dikutip secara mutawatir (berturut-turut dan dilakukan oleh banyak orang) serta dianggap beribadah dengan membacanya". (Muhammad Abdul 'Adhim Az-Zarqani, Manahilul 'Irfan Fi Ulumil Qur'an, [Beirut: Darul Kitab Al-'Arabi, 1995], Juz II, hal. 21).
Menurut pendapat yang masyhur, pada bulan Ramadhan, Al-Qur'an diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfudz (pusat informasi semesta) ke Baitul 'Izzah (rumah ibadah penduduk langit) di langit dunia. Hal ini merujuk pada QS. Al-Baqarah: 185, QS. Ad-Dukhan: 3, dan QS. Al-Qadar: 1. Setelah itu, malaikat Jibril AS menurunkannya secara bertahap, yang berisi perintah, larangan, dan berbagai sebab. Proses penurunan Al-Qur'an secara bertahap ini berlangsung selama sekitar dua puluh tahun (Muhammad Bin Ahmad Bin Abu Bakar al-Qurthubi, al-Jami' Li Ahkamil Qur'an, [Beirut: Muassasah al-Risalah, 2006], Jilid III, hal. 160-161).
Kalam Allah SWT pada definisi di atas merupakan penegasan, bahwa tidak ada kalam manusia, jin dan malaikat di dalam Al-Qur'an. Dan sejalan dengan keagungan Allah SWT, kalam-Nya juga merupakan hal yang agung. Sehingga hal ini menarik minat umat Islam yang ingin diajak bicara oleh Allah SWT. Baik dengan membacanya maupun menghafalnya.
tema kultum Nuzulul Quran 2025
Nuzulul Quran 2025
naskah kultum 17 Ramadhan
Contoh Naskah Kultum Tarawih Ramadhan
Contoh Naskah Kultum
Naskah Kultum Tarawih Terbaru
| 3 Naskah Kultum 17 Ramadhan 1446 H, Spesial Malam Nuzulul Quran dengan Makna Menyentuh |
|
|---|
| Naskah Kultum Tarawih Singkat 16 Ramadan 1446 H/16 Maret 2025: Menjadi Lebih Sabar Setelah Ramadan |
|
|---|
| Naskah Singkat Kultum Subuh 16 Ramadhan 1446 H/16 Maret 2025: Menjaga Lisan dari Perkataan Buruk |
|
|---|
| Naskah Kultum Tarawih Singkat 17 Ramadhan 1446 H/17 Maret 2025: Tips Ngabuburit Islami Panen Pahala |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Nuzulul-Quran-Momen-Mengenal-Keagungan-Al-Quran.jpg)