Ramadan 2025

Naskah Khutbah Jumat Singkat 14 Ramadhan 1446 H/ 14 Maret 2025: Ramadhan, Bulan Turunnya Kitab Suci

Naskah Khutbah Jumat Singkat 14 Ramadhan 1446 H/ 14 Maret 2025: Ramadhan, Bulan Turunnya Kitab Suci

Pinterest
KHUTBAH JUMAT BARU - Naskah singkat khutbah jumat tentang Ramadhan, Bulan Turunnya Kitab Suci. Ilustrasi suasana sholat tarawih berjamaah saat bulan Ramadhan. (Dok: Pinterest/hanafyimrn) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Ramadhan datang dengan berbagai keberkahan dan keutamaan.

Selama sebulan penuh, umat Islam seluruh dunia serentak melaksanakan ibadah puasa dengan niat memenuhi perintah Allah.

Dalam Islam, selain bernilai ibadah dan bukti ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya, puasa memiliki banyak keutamaan.

Adapun, hari Jumat 14 Maret bertepatan dengan hari Jumat kedua di Bulan Ramadhan 1446 h.

Baca juga: 5 Naskah Khutbah Jumat 14 Ramadhan 1446 H Bertemakan Keistimewaan Puasa dan Lailatul Qadar

Salah satu rukun pada hari Jumat adalah penyampaian Khutbah oleh sang khatib.

Ajuran untuk menyampaikan khutbah secara singkat terdapat di dalam sebuah hadits riwayat Muslim dan Ahmad berikut ini.

عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ طُولَ صَلاَةِ الرَّجُلِ وَقِصَرَ خُطْبَتِهِ مَئِنَّةٌ مِنْ فِقْهِهِ فَأَطِيلُوا الصَّلاَةَ وَاقْصُرُوا الْخُطْبَةَ وَإِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا (رواه مسلم وأحمد)

Artinya: "Dari Ammar Ibn Yasir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: Sesunggunguhnya panjangnya sholat dan pendeknya khutbah seorang khatib adalah tanda kepahaman seseorang tentang agama. Oleh karena itu panjangkanlah sholat dan persingkatlah khutbah; sesungguhnya dalam penjelasan singkat ada daya tarik." (HR Muslim dan Ahmad).

Ada berbagai jenis topik khutbah Jumat, namun kali ini TribunPriangan.com ingin mengulas khutbah singkat dengan tema Puasa Ramadhan, yang berjudul Ramadhan, Bulan Turunnya Kitab Suci, dikutip dari NU Online.

Baca juga: 3 Naskah Khutbah Jumat 14 Ramadhan 1446 H/14 Maret 2025 Singkat Bertema Puasa & Malam Lailatul Qadar

Khutbah I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي هَدَانَا لِطَرِيْقِهِ الْقَوِيْمِ، وَفَقَّهَنَا فِي دِيْنِهِ الْمُسْتَقِيْمِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ شَهَادَةً تُوَصِّلُنَا إِلىَ جَنَّاتِ النَّعِيْمِ، وَتَكُوْنُ سَبَبًا لِلنَّظْرِ إِلَى وَجْهِهِ الْكَرِيْمِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَنَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ السَّيِّدُ السَّنَدُ الْعَظِيْمُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أُوْلِى الْفَضْلِ الْجَسِيْمِ. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ الْكَرِيْمِ، فَإِنِّي أُوْصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ الْحَكِيْمِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدىً لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ 

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah 

Puji syukur alhamdulillahi rabbil alamin, mari senantiasa kita ucapkan melalui lisan dan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui gerakan, atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah berikan kepada kita semua tanpa terhitung jumlahnya, terutama nikmat agung berupa dipertemukannya kembali dengan bulan yang penuh kemuliaan, yaitu bulan Ramadhan. Semoga di bulan yang singkat ini, kita benar-benar bisa meraih segala manfaat, keutamaan, dan keberkahan yang ada di dalamnya.

Shalawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad, Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi. Sosok teladan yang sempurna, insan yang jujur, sabar, dan penuh kebijaksanaan. Semoga kita semua yang hadir dalam pelaksanaan shalat Jumat ini termasuk ke dalam golongan umatnya yang berhak mendapatkan syafaatnya kelak di hari kiamat. Amin ya rabbal alamin. Selanjutnya, sudah menjadi tugas kami untuk senantiasa mengingatkan para jamaah shalat Jumat agar terus berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Caranya adalah dengan terus istiqamah dalam menjalankan setiap kewajiban serta menjauhi segala larangan-Nya.   

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 14 Maret 2025: Manfaat Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan

Ketakwaan merupakan bekal utama yang akan kita bawa menuju akhirat, sebab pada hakikatnya, dunia ini adalah ladang untuk menanam, sedangkan akhirat adalah tempat kita memanen hasil dari apa yang telah kita tanam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved