Minggu, 19 April 2026

Banjir dan Longsor di Ciamis

BREAKING NEWS - Banjir dan Longsor Melanda Ciamis, Puluhan Warga Harus Mengungsi

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis menyebabkan banjir di dua desa dan longsor

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Dok. BPBD Ciamis
BANJIR DI CIAMIS - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis menyebabkan banjir di dua desa dan longsor di Desa Payungagung, Kecamatan Panumbangan, Kamis (13/3/2025) malam. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis menyebabkan banjir di dua desa dan longsor di Desa Payungagung, Kecamatan Panumbangan, Kamis (13/3/2025) malam.

Akibatnya, sejumlah rumah warga tidak bisa ditempati, dan puluhan jiwa terpaksa mengungsi.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Citanduy. 

"Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai meluap dan merendam pemukiman warga di Desa Sindangmukti dan Sindangherang. Saat ini, warga yang terdampak sudah mengungsi ke rumah saudara mereka," jelasnya, Jumat (14/3/2025).

Baca juga: Breaking News - 4 Desa di Cimanggung Sumedang Terendam Banjir

Banjir di Desa Sindangmukti terjadi pada 13 Maret 2025 pukul 18.30 WIB, mengakibatkan 6 rumah terdampak dan 6 kepala keluarga (KK) mengungsi. 

Hingga saat ini, air mulai berangsur surut dengan ketinggian terakhir sekitar 1 meter.

Di Desa Sindangherang, banjir juga merendam 3 rumah, menyebabkan 3 KK dengan total 12 jiwa mengungsi. 

Ketinggian air terakhir dilaporkan mencapai 2 meter, namun mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Selain banjir, longsor juga terjadi di Desa Payungagung, yang menutup akses jalan kabupaten. 

"Penanganan material longsoran akan dilaksanakan pada hari ini, 14 Maret 2025 pukul 10.00 WIB, bekerja sama dengan dinas terkait," tambah Ani Supiani.

BPBD Kabupaten Ciamis telah melakukan langkah-langkah tanggap darurat, termasuk mengevakuasi warga terdampak, memantau kondisi cuaca, dan menyalurkan bantuan darurat. 

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan untuk memastikan keselamatan warga dan percepatan pemulihan pasca-bencana," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi bencana berangsur membaik, namun warga diminta tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(*)

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved