Ramadan 2025
Naskah Kultum Tarawih Singkat 11 Ramadhan 1446 H/11 Maret 2025: Taqwa, Pembebas Kekafiran Diri
Berikut Ini Dia Naskah Kultum Tarawih Singkat 11 Ramadhan 1446 H/11 Maret 2025: Taqwa, Pembebas Kekafiran Diri
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Dedy Herdiana
Karena dengan nikmat-Nya, Allah masih memberikan kita kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan paling mulia, bulan penuh pengampunan, yakni bulan Ramadhan.
Puji syukur pula atas kehendak Allah Swt saya diberi kesempatan untuk berbagi ilmu melalui ceramah Ramadhan yang berjudul "Taqwa, Pembebas Kekafiran Diri".
Baca juga: 20 Tema Kultum Ramadhan 2025 Bertemakan Sedekah di Bulan Ramadhan
Kaum muslimin muslimat Rahimakumullah,
Sebulan dalam satu tahun kalender Hijriah, kita mendapat kesempatan untuk menziarahi diri, menepi sejenak dari keriuhan, menata kembali alur kehidupan, atau mendekonstruksi spiritualitas melalui laku puasa. Surat Al Baqarah ayat 183 menjadi dasar dan ruh dalam menjalankan ibadah tersebut.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa "
Ayat ini merupakan dasar naqli kita menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Ayat yang kerap dibaca mubaligh di atas mimbar kultum atau ceramah sepanjang Ramadhan itu, juga menjadi landasan pengharapan seorang hamba agar menjadi pribadi yang bertakwa.
Lalu, siapa "si takwa" itu?. Dalam pandangan awam, kerapkali takwa diimajinasikan sebagai sebuah predikat atau gelar laiknya orang mendapatkan ijazah.
Tafsir yang lebih umum dan klasik kita dengar, takwa berarti takut kepada Allah dengan menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala larangan-Nya. Pemaknaan ini ada kesan bahwa ruang lingkup penghayatan takwa terbatas pada pengamalan syariat ibadah. Ia merupakan jelmaan dari rasa takut. Sehingga yang muncul adalah kesalehan individu, ritual-ritual ibadah sebagai wujudnya.
Dampak dari pencerapan seperti itu tak sedikit yang merasa benar sendiri. Membusungkan "keakuan" dalam beragama. Orang lain yang ibadahnya tidak serajin "aku" perlu diingatkan, bahkan, bila perlu dengan cara-cara yang keras.
Kemudian, pemahaman takwa yang lebih mendalam dapat kita jumpai dalam sebuah catatan Muhammad Asad. Orang yang bertakwa adalah mereka yang sadar akan kehadiran Tuhan.
Penafsiran seperti ini membebarkan pengertian takwa yang lebih esoteris. Sikap religius yang ditampilkan oleh seorang hamba bukanlah sebab ketakutan semata, melampaui itu, sikap demikian tampak sebagai keniscayaan karena Tuhan selalu hadir dalam setiap langkah hidup kita.
Dengan demikian, rasa "aku" dalam beragama mampu dikikis habis hingga yang ada hanyalah Sang Khalik. Karena kehadiran-Nya, tidak pantas kita menghukumi orang lain sebagai ahli bid'ah atau kafir. Sebab bukan kita yang berhak memberi penilaian akhir. Ada Tuhan di sisi kita, yang punya kuasa penghakiman.
Sikap yang yang tidak menonjolkan "aku" juga merupakan jalan dakwah yang menghadirkan kelembutan. Amar ma'ruf atau ajakan kebaikan lebih didahulukan ketimbang menghajar kemungkaran.
Alhasil, pemaknaan takwa sebagai kesadaran akan hadirnya Tuhan lebih hakiki (dimensi esoterik) ketimbang sekadar rasa takut yang syariat (dimensi eksoterik).
Baca juga: Naskah Singkat Kultum Subuh 10 Ramadhan 1446 H/10 Maret 2025: Sedekah di Bulan Ramadhan
Baca juga: Naskah Kultum Tarawih Singkat 10 Ramadhan 1446 H/10 Maret 2025: Manfaat Shalat Tarawih
Naskah Kultum Tarawih 2025
naskah Kultum Ramadhan 2025
naskah Kultum Ramadhan 1446 H
naskah Kultum Ramadhan singkat
Naskah Kultum Ramadhan
naskah kultum 11 Ramadhan
Taqwa Pembebas Kekafiran Diri
Kultum Ramadhan 2025
Ramadhan 2025
Naskah Singkat Kultum Subuh hari ke- 10 Ramadhan 1446 H/10 Maret 2025 |
![]() |
---|
20 Tema Kultum Ramadhan 2025 Bertemakan Sedekah di Bulan Ramadhan |
![]() |
---|
Naskah Singkat Kultum Subuh 10 Ramadhan 1446 H/10 Maret 2025: Sedekah di Bulan Ramadhan |
![]() |
---|
Naskah Kultum Tarawih Singkat 10 Ramadhan 1446 H/10 Maret 2025: Manfaat Shalat Tarawih |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.