Ramadan 2025
Naskah Singkat Kultum Subuh 6 Ramadhan 1446 H/6 Maret 2025: Jika Orang Mati Bisa Hidup Lagi
Berikut Ini Dia Naskah Singkat Kultum Subuh 6 Ramadhan 1446 H/6 Maret 2025: Jika Orang Mati Bisa Hidup Lagi
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, jangan sampai lupa harus dibarengi dengan ibadah kepada Allah SWT.
Salah satu ibadah atau amalan penambah iman di bulan Ramadhan adalah mendengar kultum dari penceramah.
Kultum adalah akronim dari kuliah tujuh menit yang berisi pesan atau nasihat kebaikan kepada sesama muslim di depan umum.
Kultum biasanya disampaikan oleh pendakwah, ustaz, tokoh atau para bapak yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi sesi tersebut.
Nah, di bulan Ramadhan, kultum biasanya mudah ditemui di bulan ramadhan dan disampaiakan sebelum buka puasa, sebelum tarawih atau sesudah subuh.
Berikut ini dia naskah kultum subuh Ramadhan 1446 H/2025 singkat terbaik untuk 6 Ramadhan bertepatan dengan 6 Maret 2025 besok subuh.
Baca juga: Naskah Singkat Kultum Subuh 5 Ramadhan 1446 H: Menyelami Hikmah Puasa
Baca juga: 20 Tema Kultum Tarawih Ramadhan 2025 Tentang Hikmah Puasa Ramadhan
Kultum Subuh 6 Ramadhan 1446 H
Judul: Jika Orang Mati Bisa Hidup Lagi
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hadirin,
Semua orang memiliki angan-angan berupa hal-hal yang dapat membahagiakan hatinya. Seorang yang miskin berangan ingin hidup kaya, seorang yang sakit berangan ingin hidup sehat, seorang yang lumpuh berangan ingin berjalan dengan kedua kakinya seperti sebelumnya dan lain sebagainya.
Intinya, semua yang hidup di dunia ini akan berusaha dan bersemangat untuk mencapai apa yang selama ini menjadi angan-angan mereka.
Bahkan sebagian manusia, angan-angannya nampak tak berujung. Ketika satu angannya telah tercapai, ia akan berangan untuk mencapai yang lebih dari itu. Setelah tecapai, kembali berangan-angan yang lebih dari sebelumnya. Begitu seterusnya. Inilah tabiat manusia, tabiat yang tidak pernah merasa cukup.
Rasulullah SAW menggambarkan tabiat tersebut dalam sabdanya, “Jika seandainya anak cucu Adam memiliki satu lembah berisi emas, dia akan menginginkan untuk memiliki dua lembah yang berisi emas, padahal tidak akan pernah ada yang dapat memenuhi rongga mulutnya kecuali tanah (kematian), dan Allah mengampuni orang-orang yang bertaubat.” (HR. Bukhari)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.