Ramadan 2025
Doa Buka Puasa Ramadan yang Sahih Sesuai Sunnah Rasulullah, Jangan Sampai Salah
Berikut ini terdapat penjelasan penting mengenai Doa Buka Puasa Ramadan yang Sahih Sesuai Sunnah Rasulullah
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TRIBUNPRIANGAN.COM - Ramadan selalu identik amalan wajib yakni puasa.
Bulan penuh berkah bagi umat muslim di seluruh belahan dunia menjadi sangat penting momennya.
Suasana buka puasa dan sahur menjadi salah satu momen yang paling dianggap sakral oleh muslimin, sebab saat itulah segala doa akan terijabah.
Namun apakah doa yang kita ketahui selama ini sudah sesuai dengan tuntunan Rasulullah Salallahu Alaihi Wassallam?
Perlunya membaca doa buka puasa Ramadan sebagai amalan penyempurna ibadah.
Baca juga: Doa Buka Puasa Ramadan yang Sahih Sesuai Sunnah Rasulullah
Setelah seharian menahan haus dan lapar serta melawan hawa nafsu, umat muslim dianjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa.
Adapun salah satu etika berbuka puasa adalah memanjatkan doa atau membaca doa buka puasa.
Membaca doa buka puasa dengan sungguh-sungguh diperlukan lantaran diriwayatkan bahwa doa orang yang berpuasa tergolong mustajab dan tidak akan ditolak oleh Allah Subhanna Wataala.
Pada saat berbuka, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa buka puasa dengan lafadz yang sahih.
Menurut hadits yang diriwayatkan sahabat Mu’adz bin Zuhrah dan hadist yang diriwayatkan Abdullah bin Umar.
Baca juga: Lengkap! Ini Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan 2025 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU
Doa buka puasa yang diriwayatkan RasuluLlah melalui Mu’adz bin Zuhrah, sebagai berikut:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
"Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah."
Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."
Bacaan doa buka puasa ini bisa diamalkan setelah membatalkan puasa terlebih dahulu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.