Petani Kelapa di Pangandaran Berbahagia, Harga Terus Membaik dan Naik
Petani kelapa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini semakin berbahagia. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga kelapa tua yang terus meningkat
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Petani kelapa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini semakin berbahagia. Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga kelapa tua yang terus meningkat.
Di kalangan petani kelapa, harga kelapa tua yang semula berada di angka Rp 4.200, kini naik menjadi Rp 4.800, dan terbaru mencapai Rp 5.500 per butir.
Marsudin (36), seorang pedagang kelapa tua di Padaherang, Kabupaten Pangandaran, mengungkapkan bahwa harga kelapa tua di tempatnya terus mengalami kenaikan yang signifikan.
"Dalam beberapa tahun terakhir, ini adalah pertama kalinya harga kelapa mencapai Rp 5.500 per butir," ujar Marsudin kepada Tribun melalui WhatsApp pada Minggu (2/3/2025) siang.
Kenaikan harga ini disebabkan oleh kelangkaan buah kelapa di kalangan petani, termasuk di Pangandaran.
"Walaupun banyak pohon kelapa, namun hasil buahnya sangat sedikit. Saat ini, memang sulit untuk mendapatkan buah kelapa tua," jelasnya.
Sarmin (58), seorang petani kelapa dari pegunungan sekitar Padaherang, juga mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan harga kelapa.
"Alhamdulillah, harganya naik. Semoga ke depannya harga kelapa tetap tinggi, karena banyak petani yang bergantung pada hasil panen mereka," katanya.
Saat ini, ia mengungkapkan bahwa dalam satu kali panen, ia bisa memperoleh sekitar Rp 5 juta.
"Jika saya memetik 900 butir kelapa, maka hasilnya adalah 900 dikali Rp 5.500 per butir. Dulu, biasanya saya bisa panen 2.000 butir, tetapi sekarang pohon-pohonnya sudah tidak produktif," tutup Sarmin.(*)
| Bupati Herdiat Ajak Petani Ciamis Beralih ke Pertanian Organik |
|
|---|
| Harga Kedelai Bikin Perajin Tahu di Tasikmalaya Menjerit karena Naik 100 Persen |
|
|---|
| Kadisdikpora Pangandaran Minta Sekolah Tidak Takut Tolak MBG Tak Layak Konsumsi |
|
|---|
| Harga Plastik Mahal, Pedagang Makanan di Tasikmalaya Jadi Bimbang |
|
|---|
| Harga Plastik di Pasar Cikurubuk Naik 50 Persen, Pedagang Minta Pemerintah Pantau Harga Biji Plastik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kelapa-muda-di-pangandaran.jpg)