Sabtu, 9 Mei 2026

Ramadan 2025

Bagaimana Hukum Merokok Pasif dan Aktif saat Puasa Ramadhan? Berikut Penjelasannya

Berikut Bagaimana Hukum Merokok Saat Sedang Puasa Ramadhan? Ini Hukum dan Penjelasannya

Tayang:
Kompas.com/Shutterstock/Yuliya Alekseeva
MEROKOK SAAT PUASA - Namun, bagi sebagian orang masih ada yang belum tau atau lupa tentang larangan yang tak boleh dilakukan terlebih dahulu saat puasa, salah satunya adalah merokok. Bagaimana Hukum Merokok Saat Sedang Puasa Ramadhan? 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, saat ini kita tengah kembali menjalani puasa di bulan suci Ramadhan 1446 H/2025.

Berbicara tentang puasa Ramadhan ini merupakan salah satu bentuk ketaan kita sebagai seorang muslim atas perintah Allah SWT.

Perintah mengenai puasa ini pun sudah jelas tertulis dalam Surat Al Baqarah ayat 183: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa."

Puasa di bulan suci Ramadhan juga termasuk ke dalam rukun Islam yang berarti bahwa keimanan seseorang tidak sempurna tanpa menunaikan kewajiban puasa.

Namun, bagi sebagian orang masih ada yang belum tau atau lupa tentang larangan yang tak boleh dilakukan terlebih dahulu saat puasa, salah satunya adalah merokok.

Lantas, bagaimana hukum merokok ketika puasa Ramadhan?

Baca juga: Doa Harian 2 Ramadhan 1446 H/2 Maret 2025, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Baca juga: Doa Harian 1 Ramadhan 1446 H/1 Maret 2025, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya

Hukum Merokok Saat Puasa Ramadhan

Bahkan mayoritas ulama, khususnya mazhab Syafi’I, mengharamkan aktivitas merokok ketika berpuasa.

Alasannya adalah, secara subtansinya merokok itu disamakan dengan makan atau minum sehingga ia menjadi faktor yang dapat membatalkan puasa.

Seperti dikutip dari laman Kompas.tv dan dari buku Batalkah Puasa Saya? Karya Muhammad Saiyid Khaidir Lc, M.Ag yang menjelaskan tentang hal-hal di masyarakat yang kerap disalahpami terkait aktivitas puasa Ramadhan, salah satunya adalah merokok yang dapat membatalkan puasa di Ramadhan.

Baca juga: Naskah Kultum Tarawih Singkat 2 Ramadhan 1446 H/2 Maret 2025: Ramadhan Penuh Berkah

Secara istilah hukum, merokok itu sering diistilahkan dengan syurbu ad-dukhan atau bisa dimaknai dengan minum asap.

Asap rokok itu sendiri bagian dari ‘ain (benda) yang jika sengaja dimasukkan ke rongga (dalam hal ini adalah mulut atau hidung) maka puasa orang yang melakukannya menjadi batal.

Muhammad Saiyid Khaidir dalam buku tersebut mengutip Syaikh Sulaiman Al-Ujaili dalam kitab Hasyiyatul Jumal ‘ala Syarhil Minhaj, Beirut, Darul Fikr, jilid 2, hal. 317, berbunyi begini:

“Dan termasuk dari ‘ain (benda yang membatalkan puasa) adalah asap, tetapi mesti dirinci;. jika asap itu adalah yang terkenal diisap sekarang ini (maksudnya tembakau) maka puasanya batal. Tapi jika asap lain, seperti asap/uap masakan, maka tidak membatalkan puasa. Ini adalah pendapat yang mu’tamad (kuat),” dalam keterangan kitab tersebut.

Baca juga: Naskah Kultum Tarawih Singkat 1 Ramadhan 1446 H/1 Maret 2025: Keistimewaan Puasa

Syekh Nawawi al-Bantani, yang merupakan salah seorang ulama asli Indonesia juga menuliskan terkait keharaman merokok ini dalam kitab Nihayatuz Zain fi Irsyadul Mubtadiin, berikut: Darul Fikr, jilid 1, hal. 187.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved