Musibah Rombongan Pawai Ramadan di Pangandaran, Sopir Terjepit dan 5 Orang Luka Berat

Kecelakaan Rombongan Pawai Ramadan 2025 di Pangandaran, Sopir Sempat Terjepit 1 Jam dan 5 Orang Luka Berat

Editor: ferri amiril
istimewa/amir
TERPEROSOK - Kondisi sesaat mobil pikap terperosok ke jurang di Jalan Baru Lintas Pesisir Pantai Pangandaran penghubung Pantai Batu Karas dan Madasari, Kamis (27/2/2025) sekitar pukul 14.20 WIB 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kabar terkini dari rombongan pawai Ramadan 2025 yang mengalami kecelakaan di Pangandaran. Sopir sempat terjepit satu jam dan 5 penumpang mengalami luka berat.

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan baru lintas pesisir pantai penghubung Pantai Batu Karas - Pantai Madasari, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (27/2/2025) sekitar pukul 14.20 WIB . 

Mobil pikap sejenis L300 dengan nomor Polisi Z 9611 TA yang membawa rombongan ibu-ibu pengajian terjun ke jurang sedalam 10 meter.

Peristiwa ini terjadi saat rombongan mengikuti pawai ta'aruf dan hendak melakukan tradisi munggahan di Pantai Madasari.  

Mobil pikap yang dikemudikan Rahmawan, warga Kondangjajar, Kecamatan Cijulang dan membawa penumpang belasan ibu-ibu pengajian itu awalnya berencana menyambut bulan ramadhan dengan tradisi munggahan.

Sayangnya, dalam perjalanan itu berubah menjadi bencana ketika mobil mengalami rem blong di jalan yang menurun dan berkelok.  

Waktu kejadian, sopir berusaha menghindari tabrakan beruntun. Tapi, mobil kehilangan kendali dan akhirnya terjun bebas ke jurang sedalam 10 meter.

Seusai kejadian, proses evakuasi sopir yang terjepit di kabin mobil berlangsung dramatis. Sejumlah kepolisian bersama warga sekitar bekerja keras membongkar bagian depan mobil untuk mengeluarkan korban. 

Setelah evakuasi menghabiskan waktu hampir sekitar satu jam, sopir berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Pandega untuk mendapatkan perawatan medis.  

Kasat Lantas Polres Pangandaran, Iptu Yudi Risnandar, membenarkan adanya kejadian laka tunggal itu. Bahkan, pihaknya langsung menjenguk para korban di RSUD Pandega Pangandaran.  

"Ada 5 korban yang mengalami luka berat termasuk sopir yang kini telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Pandega. Namun alhamdulilah, tidak ada korban jiwa," ujar Yudi melalui WhatsApp, Jum'at (28/2/2025) pagi. 

Sementara ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya kecelakaan tersebut.

"Atas kejadian itu, kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara terutama di jalur-jalur dengan medan berbahaya," katanya.(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved