Kamis, 16 April 2026

Ramadhan 2025

Berburu Hilal Ramadhan 2025 di Bandung Terhadang Awan Mendung, Hilal Belum Terlihat

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu mengatakan, pengamatan Hilal Ramadhan masih terhalang oleh awan

Editor: Dedy Herdiana
tribunjabar.id/hilman kamaludin
BERBURU HILAL RAMADHAN - Peneliti Observatorium Albiruni Universitas Islam Bandung (Unisba) saat melakukan pemantauan Hilal Ramadhan, Jumat (28/2/2025). Pemantauan hilal masih terhalangi cuaca mendung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Upaya pemantauan hilal Ramadhan 2025 di Observatorium Albiruni Universitas Islam Bandung (Unisba) terhalang cuaca awan mendung, sehingga kemungkinan kecil hilal tidak akan terlihat, Jumat (28/2/2025).

Pemantauan hilal tersebut dilakukan dengan koordinat tempat lintang -6˚54’12” LS, bujur 107˚36’32” BT dan ketinggian tempatnya 750 meter diatas permukaan laut.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu mengatakan, pengamatan Hilal Ramadhan masih terhalang oleh awan, sehingga hal itu telah mempengaruhi proses penentuan waktu walaupun tinggi hilal sudah memenuhi.

"Kalau dari pengalaman tidak bisa terlihat karena faktor cuaca pengaruhnya besar sekali. Kalau tinggi hilal memenuhi, tapi tertutup awan tidak akan terlihat," ujarnya di Observatorium Albiruni, Jumat (28/2/2025).

Baca juga: Berburu Hilal Ramadhan 2025 di Pantai Sindangkerta, Ini Persiapan Kemenag Kab dan Kota Tasikmalaya

BMKG sudah memprakirakan bahwa hari ini, Kota Bandung berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat sejak pagi sampai malam hari.

"Hilal terlihat itu tidak hanya dari cuaca, ada ketinggian hilal dan sebagainya. Kalau lihat sekarang, posisi hujan. Kalau begini terus sampai nanti kemungkinan kecil tidak bisa teramati," kata Teguh.

Dalam pelaksanaannya, kata dia, rukyat Hilal penentu awal bulan Ramadhan dilakukan dengan memanfaatkan teleskop terkomputerisasi yang dipadukan dengan teknologi informasi.

"Dari BMKG melakukan pengamatan dengan menggunakan teropong, namun belum bisa kami pasang kembali karena kondisi hujan," ucapnya.

Kendati demikian, Teguh memastikan, selain di Kota Bandung, BMKG juga melaksanakan pengamatan Hilal Ramadan 1446 H di sejumlah lokasi di Indonesia.

"Ada beberapa lokasi (pengamatan) sekitar 37 (dan) salah satunya di sini melakukan pengamatan," kata Teguh.

Baca juga: Berburu Hilal Ramadhan 2025 di Pangandaran, Petugas BHRD Siap-siap Pasang Peralatan Pemantauan

 

 


 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved