Senin, 11 Mei 2026

Ratusan Nelayan di Bojongsalawe Pangandaran Dapat Bantuan Beras

Ketua KUD Minapari Kecamatan Parigi, Dudung menyatakan, ada sekitar 300 nelayan aktif anggota KUD yang mendapatkan bantuan dana paceklik.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Jabar/Padna
BANTUAN DANA PACEKLIK - Salah seorang nelayan di Bojongsalawe Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran mendapatkan bantuan dana paceklik berupa beras di KUD Minapari, Selasa 25 Februari 2025. Nelayan mendapatkan bantuan dana paceklik berupa beras. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Ratusan nelayan Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran mendapat bantuan dana paceklik, Selasa (25/2/2025).

Bantuan dana paceklik itu dibagikan kepada nelayan di kantor Koperasi Unit Desa (KUD) Minapari Parigi, 

Ketua KUD Minapari Kecamatan Parigi, Dudung menyatakan, ada sekitar 300 nelayan aktif anggota KUD yang mendapatkan bantuan dana paceklik.

Baca juga: Danlanud Wiriadinata Bareng Personel Ikuti Aksi Bersih Pantai Batukaras Pangandaran

"Dana paceklik ini memang rutin dibagikan ke anggota setiap tahun sekali," ujar Dudung kepada Tribun Jabar melalui WhatsApp, Rabu (26/2/2025) pagi.

Bentuk bantuan dana paceklik ini berupa beras yang diserahkan kepada nelayan dan sesuai dengan jumlah raman (penjualan ikan) ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

"Biasanya bantuan dibagikan saat musim angin barat yang di mana nelayan sulit untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan di tengah laut," katanya.

Sementara Ketua Rukun Nelayan (RN) Desa Karangjaladri, Sugito mengatakan, kini ada sekitar 800 nelayan di Bojongsalawe.

"Namun, nelayan yang aktif dan memiliki perahu itu sekitar 300 orang," ucap Sugito.

Setiap memasuki musim angin barat, biasanya ikan migrasi ke tengah laut. 

Dengan demikian, para nelayan yang jangkauannya di bawah 5 mil akan kesulitasn mendapatkann ikan.

Sedangkan nelayan di Bojongsalawe rata-rata tidak sampai ke tengah laut.

"Kalau mau dapat ikan-ikan besar itu harus melaut jauh ke tengah. Tapi, tidak menjamin dapat banyak ikan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved