Senin, 11 Mei 2026

Program Pemberdayaan Petani dan Kelestarian Lingkungan Berbuah Penghargaan bagi PGN

PGN Group berhasil meraih 10 penghargaan, terdiri dari empat proper emas dan lima proper hijau.

Tayang:
Istimewa/PGN
PENGHARGAAN - PGN Group berhasil meraih 10 penghargaan, terdiri dari empat proper emas dan lima proper hijau. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNPRIANGAN.COM - PGN Group berhasil meraih 10 penghargaan, terdiri dari empat proper emas dan lima proper hijau.

Penghargaan itu merupakan apresiasi atas upaya perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan lingkungan dan sosial.

Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq berterima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah berinovasi dan menerapkan green leadership.
 
"Proper juga digunakan dalam mengambil keputusan, dasar penilaian manajemen, taksonomi hijau bagi operasional perusahaan, CEO dan Founder dalam landasan ketat kinerja perusahaan. Terima kasih kepada mereka yang beritikad baik, tokoh utama penataan lingkungan hidup," kata Hanif, dikutip Rabu (26/2).

Baca juga: UPDATE Rincian Harga Terbaru Gas Elpiji dan Tarif Listrik per 1 Maret 2025 Se-Indonesia

Adapun peghargaan yang diraih PGN Group antara lain, Proper emas untuk PGN Stasiun Pagardewa, Pertagas Operation South Sumatera Area (OSSA), Pertagas Operation West Java Area (OWJA), dan Pertagas Operation Kalimantan Area (OKA).

Sementara itu, PGN Stasiun Cimanggis, PGN Stasiun Panaran, PGN SOR III, Pertagas Operation East Java Area (OEJA), dan PGN SAKA Indonesia Pangkah Limited meraih Proper Hijau.

Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko, menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut hasil kerja keras seluruh tim PGN Group dalam menerapkan berbagai program yang tidak hanya berdampak bagi masyarakat, tetapi berkontribusi pada kelestarian lingkungan.

Baca juga: Cara Mudah Bayar Tagihan Gas Bumi Setiap Bulannya

"Kami juga berterima kasih kepada mitra binaan dan seluruh pihak yang telah mendukung upaya ini,” ujar Arief.

Salah satu program unggulan PGN yang mendapat Proper emas adalah pesona tani dewa (Pertanian Sustainable, Optimal, dan Adaptif Petani Pagardewa), yang dikembangkan di Desa Pagardewa, Muara Enim, Sumatera Selatan. 

Program itu hadir sebagai solusi atas rendahnya pendapatan petani karet, produktivitas kebun yang menurun, dan ancaman kebakaran lahan.

Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat mengasah kemampuan bisnisnya dengan usaha budidaya lebah, ikan, semangka, dan cabai untuk mendiversifikasi sumber ekonomi petani.

PGN juga, lanjutnya, mendorong replanting karet, pemanfaatan pupuk organik, dan mitigasi kebakaran hutan melalui program tani aiaga. 

Hasilnya, perkebunan karet di Pagardewa mampu menyerap hingga 4,56 ton karbon per hektar per tahun.

"Kami akan terus meningkatkan inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Sebagai subholding gas, kami akan memperkuat tanggung jawab sosial dan lingkungan, agar dapat berkontribusi lebih besar dalam menjaga bumi dan menyejahterakan masyarakat,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved