Viral! Seorang Pria Nekat Berhenti di Tengah Rel Tantang Kereta Api di Perlintasan, Begini Endingnya

Seorang pria nekat menghentikan sepeda motornya di tengah rel menantang kedatangan kereta api yang akan melintas , begini endingnya

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan layar Video
TANTANG KERETA API - Seorang pria nekat menghentikan sepeda motornya di tengah rel menantang kedatangan kereta api yang akan melintas di perlintasan Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (23/2/2025). Pria itu pun tertabrak KA Probowangi yang melintas dan tewas di tempat. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Viral! Seorang pria nekat menghentikan sepeda motornya di tengah rel menantang kedatangan kereta api yang akan melintas di perlintasan Jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (23/2/2025). 

Korban diketahui berhenti di tengah rel meski sudah diteriaki warga agar segera menyingkir. 

Warganet yang memvideokan kejadian tersebut berada di dalam mobil yang tengah berhenti di dekat palang pintu perlintasan. 

Terlihat pula seorang pria berusaha untuk menyelamatkan si pria nekat, namun terburu datang kereta api.

"Astagfirullah loh Ya Allah," seru penumpang mobil itu.

Diketahui, kereta api yang menabrak adalah Kereta Api Probowangi.

"Korban tiba-tiba menerobos perlintasan yang sudah tertutup dan tubuhnya terlempar sejauh 30 meter," kata Agus, salah satu warga.

Pria tersebut langsung meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara motornya menempel di bagian depan KA, turut terseret KA. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Wanita Asal Sukadana Tewas Diduga Bunuh Diri di Rel KA Bojongmengger Ciamis

Polisi telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD dr. Mohammad Saleh.

Belakangan identitas pria tersebut diketahui dari kartu tanda penduduk yang ada di dompetnya. Pria tersebut bernama Budi Setio Rahman usia 31 tahun. Ia beralamat di Kebonsari Wetan, Kanigaran, Probolinggo.  

Informasi yang dikumpulkan, penyebab aksi nekat ini masih diselidiki, meski beredar isu bahwa korban diduga mengalami depresi setelah bercerai dengan istrinya.

PERINGATAN: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, jangan ragu bercerita, konsultasi, atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Terlebih apabila pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri. Untuk konsultasi, Anda dapat menghubungi nomor Hotline Rumah Sakit Jiwa Menur di 031502165. Atau mengakses layanan Healing119ID Kementerian Kesehatan di Call Center 119 atau 081380073120 (WhatsApp). (*)

Sumber: Tribun Priangan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved