Selasa, 12 Mei 2026

Tujuan 13 Serdik Sespim Polri Latihan Pengamatan Lapangan di Cimahi

Era digital menuntut instansi kepolisian untuk terus berinovasi dalam menyelesaikan suatu masalah.

Tayang:
Tribun Priangan/Gelar Aldi S
PENGAMATAN LAPANGAN - Sebanyak 13 peserta didik (Serdik) Sekolag Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Polri Dikreg ke-65 Gelombang I Tahun Anggaran 2025 mengikuti training course level 3 di Polres Cimahi belum lama ini. Pengamatan lapangan OHA dan ES Management Training Course Level III juga ditujukan agar peserta didik memilki kemampuan bekerja dalam tim, mampu memecahkan masalah, tim yang berhasil, hingga berinovasi dalam menyelesaikan suatu konflik. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Sebanyak 13 peserta didik (Serdik) Sekolag Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Polri Dikreg ke-65 Gelombang I Tahun Anggaran 2025 mengikuti training course level 3 di Polres Cimahi belum lama ini.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk membentuk karakter dan profil peseta didik sebagai manajer tingkat menengah kepolisian yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Tranparansi, dan Berkeadilan).

Kasespim Lemdiklat Polri, Irjen Rudi Darmoko melalui tutor kelompok latihan XI, Kombes Bartholomeus Meison Sagala mengatakan, bahwa peserta didik juga diwanti-wanti soal tugas di era digital dan program Astacita.

Baca juga: Cegah Aksi Radikalisme di Tasikmalaya Utara, Densus 88 Anti Teror Polri Lakukan Ini

"Tantangan di era media sosial ini tentu harus menjadi kewaspadaan bagi mereka ketika menjabat di suatu wilayah. Ini merupakan isu strategis yang harus mereka kuasai bagaimana penanganannya sesuai tugas pokok dan fungsi Polri," kata Meison.

Pengamatan lapangan OHA dan ES Management Training Course Level III juga ditujukan agar peserta didik memilki kemampuan bekerja dalam tim, mampu memecahkan masalah, tim yang berhasil, hingga berinovasi dalam menyelesaikan suatu konflik.

Menurutnya, era digital menuntut instansi kepolisian untuk terus berinovasi dalam menyelesaikan suatu masalah.

"Harus bisa membaca situasinya seperti apa. Era media sosial saat ini itu sangat rawan, banyak hal negatifnya dan itu harus bisa diselesaikan oleh Polri," ujarnya.

Baca juga: Band Sukatani Minta Maaf ke Polri Soal Lagu Bayar Bayar Bayar Muncul Tagar kamibersamasukatani

Di sisi lain, Polri juga ditugasi untuk mendukung program Astacita Presiden RI, Prabowo Subianto, mulai dari pengentasan kasus kriminal, narkotika, hingga mendukung program ketahanan pangan. 

"Program Presiden kita Astacita ktu banyak yang menyangkut dengan tugas pokok Polri. Misalnya ketahanan pangan," katanya. 

Dalam mewujudkan ketahanan pangan, salah satu peran penting Polri yakni memastikan distribusi pupuk aman. Kemudian pendistribusian beras yang juga tak ada gangguan. 

"Hal-hal itu menjadi tugas kepolisian, menjamin terlaksananya semua program berjalan dengan lancar. Nah itu yang harus calon-calon kapolres ini kuasai," kata dia.

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved