Kamis, 11 Juni 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 21 Februari 2025: Menyikapi Datangnya Bulan Ramadhan

Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 21 Februari 2025: Menyikapi Datangnya Bulan Ramadhan

Tayang:
TribunPriangan.com/Dedy Herdiana
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Sejumlah jamaah usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Syahidan, Balekota Tasikmalaya, Jumat (31/1/2025). Berikut Naskah Khutbah Jumat 21 Februari 2025: Menyikapi Datangnya Bulan Ramadhan 

Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah

Ketiga, Mempersiapkan lImu.

Kita sambut Ramadhan dengan memiliki dan menguasai ilmu seputar ibadah di bulan Ramadhan. Dengan ilmu yang baik kita bisa mengerjakan ibadah sesuai tuntunan Allah SWT dan Rasul-Nya serta teladan dari para ulama.

Ilmu di sini meliputi kaifiyat atau tata cara ibadah Ramadhan dari segi fikihnya atau hikmah-hikmah yang terkandung di dalamnya. Allah SWT berfirman :

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ ۚ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

Artinya: "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabannya." (QS: Al Isra' : 36).

Persiapan ilmu merupakan sebuah keniscayaan. Ilmu adalah penerang jalan yang pada mulanya gelap gulita menjadi terang benderang, sehingga kita dapat menjalani ibadah dengan benar seperti yang diajarkan dalam agama Islam. Allah memberi penghargaan kepada orang yang berilmu.

Baca juga: Naskah Singkat Khutbah Jumat 21 Februari 2025: Sabar Bila Difitnah

Keempat, adalah persiapan Fisik.

Dari Abu Hurairah, beliau berkata, Rasulullah ﷺ bersabda :

اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ

Artinya: "Seorang Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan." (HR. Muslim).

Hal ini memberi motivasi bagi kita untuk menjadi orang beriman yang sehat, sehat jasmani dengan berolah raga dan rohani dengan mempersiapkan mental. Aneka ibadah yang kita tunaikan, termasuk di bulan Ramadhan, menuntut kebugaran fisik dalam mengerjakannya.

Puasa dan shalat tarawih akan sanggup kita laksanakan dengan baik, salah satunya ketika kita memiliki kondisi fisik yang sehat. Sebagaimana kita ketahui, muslim yang sakit tidak diwajibkan untuk melaksanakan puasa, tapi harus menggantinya sesudah Ramadhan berakhir, bila kondisi kesehatannya sudah kembali pulih.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 21 Februari 2025: Deretan Amalan Menyambut Bulan Ramadhan 1446 Hijriah

Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah

Kelima adalah Persiapan Program Aktivitas Ramadhan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved