Senin, 13 April 2026

Penyebab Pabrik Kayu Terbakar di Cipaku Ciamis Diduga Karena Hal Ini

Sebuah pabrik kayu di Dusun Padasuka, Desa Mekarsari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Rabu (12/2/2025) pagi

|
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
istimewa/Kabid Damkar Satpol PP Ciamis/ Fery Rochwandi
PABRIK KAYU TERBAKAR - Sebuah pabrik kayu di Dusun Padasuka, Desa Mekarsari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, mengalami kebakaran pada Rabu (12/2/2025) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Sebuah pabrik kayu di Dusun Padasuka, Desa Mekarsari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Rabu (12/2/2025) pagi. 

Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik, yang sering menjadi pemicu utama insiden serupa di berbagai tempat usaha dan permukiman.

Menurut laporan dari UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis, api pertama kali terlihat sekitar pukul 06.00 WIB oleh salah satu pekerja pabrik. 

Melihat kobaran api yang semakin membesar, pekerja tersebut segera memberi tahu pemilik pabrik, Faiz Sahir (30). 

Sementara itu, Lina Marlina, seorang warga yang kebetulan melihat kejadian tersebut, langsung berinisiatif melaporkan peristiwa ini ke Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali.

Setelah menerima laporan pada pukul 06.30 WIB, petugas pemadam kebakaran segera bergegas menuju lokasi kejadian.

“Kami menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 06.30 WIB pagi, dan dalam waktu 15 menit, tim kami tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman,” ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Fery Rochwandi.

Menurutnya, proses pemadaman dilakukan dengan cepat untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

"Kami menerjunkan satu unit mobil pemadam dengan enam personel. Berkat kerja sama antara petugas dan warga sekitar, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam," tambahnya.

Fery juga menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Namun, berdasarkan hasil pendataan di lokasi, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 40 juta akibat rusaknya sejumlah peralatan dan bahan baku kayu di dalam pabrik.

“Dugaan sementara, kebakaran ini terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Hal ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama pemilik usaha, untuk selalu melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala,” jelasnya.

Selain melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi, petugas Damkar juga menyosialisasikan nomor darurat pemadam kebakaran kepada warga setempat. 

"Kami selalu mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi pemadam kebakaran jika terjadi insiden serupa. Respon cepat sangat penting dalam mencegah kerugian lebih besar," katanya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved