Jumat, 17 April 2026

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Perhutani Tanam Padi Lahan Kering di Sumedang

Kegiatan ini bertepatan dengan peluncuran Penanaman Agroforestri Pangan di Kabupaten Indramayu yang dihadiri Menteri Kehutanan dan Menteri Pertanian

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Dok.Humas Perum Perhutani Jawa Barat dan Banten 
TANAM PADI - Perhutani Jawa Barat dan Banten saat penanaman padi di petak 53E Resor Pengelola Hutan (RPH) Kosambian, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ujung Jaya, KPH Sumedang, Selasa (4/2/2025). Perum Perhutani mendukung penuh Asta Cita yang dicanangkan pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Perusahaan Umum (Perum) Perhutani mendukung penuh Asta Cita yang dicanangkan pemerintah RI di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Di antaranya dengan terus mengupayakan kelestarian hutan berkelindan dengan ketahanan pangan. 

Dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari Asta Cita, Perum Perhutani mendukung program Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian dengan melakukan penanaman Multipurpose Tree Species (MPTS) dan padi lahan kering melalui sistem agroforestri.

Program ini dilakukan serentak di tiga wilayah Divisi Regional Perum Perhutani, di antaranya di Jawa Barat dan Banten. Di Perhutani Divisi Regional Jabar dan Banten (Divre Janten), penanaman padi lahan kering dikembangkan seluas 12.000 hektare. 

Penanaman perdana dimulai dengan penanaman seluas 3 hektare di petak 53E Resor Pengelola Hutan (RPH) Kosambian, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ujung Jaya, KPH Sumedang, Selasa (4/2/2025). 

Baca juga: Anggota DPRD Sumedang Sonia Sugian Gembira Dengan Instruksi Presiden Soal Efisiensi Anggaran

Kegiatan ini bertepatan dengan acara peluncuran Penanaman Agroforestri Pangan di Kabupaten Indramayu, yang dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. 

Dari total 12.000 hektare pengembangan agroforestri, seluas 2.808 hektare juga telah ditunjuk ke dalam Progam Major Project (PMO) Pangan Kementerian BUMN. 

Rincian pengembangan itu adalah: Seluas 227 hektare di BKPH Cikeusik KPH Banten; Seluas 574 hektare di BKPH Cibenda KPH Majalengka; dan seluas 2.007 hektare di BKPH Plosokerep KPH Indramayu. 

Pada kesempatan tersebut Kepala Perum Perhutani Divre Janten Yudha Suswardhanto menjelaskan bahwa Perhutani mendukung penuh upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, utamanya dalam memaksimalkan agroforestri di kawasan hutan yang dikelola Perhutani

"Kami siap mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dalam hal ini Swasembada Pangan dan menjalankan perintah dari Menteri BUMN Erick Thohir agar BUMN khususnya Perhutani ikut andil dan berdampak sosial bagi masyarakat luas," katanya dalam siaran yang diterima TribunJabar.id.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di sekitar Hutan KPH Sumedang, masyarakat yang tergabung dalam wadah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rimba Lestari Desa Ujung Jaya Kecamatan Ujung Jaya Kabupaten Sumedang mendapatkan bantuan dari Perhutani

Kepada masyarakat tersebut, Perhutani menyerahkan bantuan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa sarana produksi pertanian. 

“Bantuan TJSL yang Perhutani serahkan kepada masyarakat mudah-mudahan bisa meningkatkan produktivitas hasil pertanian khususnya komoditas padi lahan kering,"

"Diharapkan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi dalam program ketahanan pangan nasional dengan tetap menjaga fungsi kawasan hutan yang ada,” kata Yudha.

Baca juga: Kisah Serumpun Keluarga dari Sumedang, Puluhan Tahun Jualan Bambu dengan Jalan Kaki Puluhan Kilo

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved