Senin, 20 April 2026

Volume Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Meningkat Selama Libur Panjang

Volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 35.007 kendaraan atau naik sebesar 22.11 persen

|
TribunJabar.id/Deanza Falevi
VOLUME KENDARAAN MENINGKAT - Volume arus kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat meningkat pada libur panjang Isra Miraj dan Imlek, terutama pada Selasa (28/1/2025). Foto diambil saat terjadi kepadatan arus kendaraan di Tol Cipali KM 78 tahun 2023. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional mencatat volume lalu lintas pada libur panjang Isra Miraj dan Imlek, terutama pada Selasa (28/1/2025), terjadi peningkatan di sekitar Tol Jabodetabek dan Jawa Barat.

Lalu lintas wilayah Jabotabek tercatat terjadi peningkatan volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek dari arah Cikampek dan Puncak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6, dan Ciawi 2.

Total tercatat sebanyak 116.693 kendaraan atau naik 22.56 persen dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 95.215 kendaraan transaksi.

Baca juga: Atraksi Barongsai dan Liong juga Bagi-bagi Angpau Meriahkan Perayaan Imlek 2025 di Kota Tasikmalaya

Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Panji Satriya menyampaikan, wilayah Jabar, terpantau peningkatan volume lalin menuju Jakarta dan Rancaekek sekitarnya, tercatat total sebanyak 98.542 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 20.66 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal, yaitu 81.666 kendaraan. 

"Sedangkan volume lalu lintas menuju Bandung dari Jakarta, tercatat ada penurunan dibandingkan lalu lintas harian normal, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol, yakni GT Cileunyi dan GT Pasteur," katanya, Rabu (29/1/2025).

Volume lalu lintas yang meninggalkan Bandung atau Jakarta menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 33.695 kendaraan atau naik sebesar 22.59 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 27.485 kendaraan. 

Sedangkan arah sebaliknya, sebanyak 29.840 kendaraan menuju Bandung atau Jakarta meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. 

Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 16.96 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 25.513 kendaraan.

Sementara volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 33.578 kendaraan atau lebih rendah 2.14 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 34.312 kendaraan.

Kemudian volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 35.007 kendaraan atau naik sebesar 22.11 persen dari lalin normal sebanyak 28.668 kendaraan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM, dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved