Isra Miraj 1446 H
4 Naskah Ceramah Isra Miraj 2025 yang Penuh Makna, Kupas Perjalanan Istimewa Rasulullah SAW
Berikut Ini Dia 4 Naskah Ceramah Isra Miraj 2025 yang Penuh Makna, Kupas Perjalanan Istimewa Rasulullah SAW
Penulis: Riswan Ramadhan Hidayat | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, hanya tinggal sehari lagi atau H-1 umat muslim akan segera menyambut dan memperiangati Hari Besar di bulan Rajab yakni peringatan Isra Miraj 27 Rajab 1446 Hijriah.
Yang mana, Isra miraj tahun ini bertepatan di hari Senin, 27 Januari 2025.
Memperingati Isra Miraj ini bertujuan untuk memperingati peristiwa perjalanan Nabi Muhammad saw dari Marjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan perjalanan menuju surga menemui Allah SWT.
Dalam pertemuan itu, Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu agar umat Islam menjalankan shalat lima waktu.
Isra Miraj diperingati setiap tahun sebagai pengingat kita semua akan peristiwa yang di dalamnya ada perintah shalat lima waktu dan hikmah lainnya.
Nah Tribuners di Indonesia sendiri, Isra MIraj ini biasanya diperingati dengan berbagai kegiatan, mulai dari pengajian, doa bersama, tabligh akbar, hingga festival. Peringatan ini biasanya diselenggarakan di masjid, instansi pendidikan, maupun perusahaan.
Tak jarang, para pengisi acara pun harus mempersiapkan materi terkait Isra Miraj tersebut.
Namun tak usah khawatir, kali ini TribunPriangan.com akan rangkum contoh kultum Isra Miraj 2025 yang singkat dan penuh dengan makna spesial di acara peringatan Isra Miraj nanti.
Baca juga: 15 Link Download Baliho Isra Miraj 1446 H/2025, Bisa jadi Instagram Story Juga!
1. Kultum Isra Miraj 2025: Ketawadhu’an Rasulullah saat Mi’raj
Oleh: KH. A. Musta’in Syafi’i
إِنَّ الْحَمْدَلِلهِ، نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ، وَ نَعُوْذُ بِهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَ اَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّابَعْدُ
فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْ اللهَ، اِتَّقُوْ اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، أَعُوْذُبِالله مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Salah satu yang menjadi ketertarikan dunia akademik terhadap agama Islam disebabkan oleh ajaran agamanya yang bisa dibuktikan. Sampai saat ini ada sekitar 400 ajaran Islam baik Al-Quran maupun hadis bisa dibuktikan secara ilmiah. Seperti yang terjadi dalam surah Al-Isra’ yang menerangkan perjalanan suci Hadraturrasul Muhammad SAW.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Memahami-Hikmah-Isra-Miraj-dan-Hakikat-Shalat.jpg)