Kamis, 14 Mei 2026

Diduga Ditegur Main Handphone, Remaja di Garut Nekat Akhiri Hidup

Diduga karena ditegur sering main handphone, seorang remaja perempuan berinisial N (14)

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
Kompas
Foto Ilustrasi - Diduga Ditegur Main Handphone, Remaja di Garut Nekat Akhiri Hidup 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari 


TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Diduga karena ditegur sering main handphone, seorang remaja perempuan berinisial N (14) nekat mengakhiri hidupnya sendiri di rumahnya.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (15/1/2025) pagi.

Insiden tersebut diduga dipicu oleh teguran orang tuanya karena kebiasaan anak tersebut terlalu sering bermain handphone.

Ketua RT setempat Tatang Suryana (52) mengatakan peristiwa itu terjadi Rabu pagi sekira pukul 07.30 WIB, korban mengakhiri hidup di dapur rumahnya.

"Kemarin saya lagi di kebun sudah di gunung, ada telepon. Langsung aja datang pas sampai anaknya sudah dibaringkan," ujarnya saat ditemui Tribun seusai doa bersama di rumah korban, Kamis (16/1/2025).

Ia menuturkan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti penyebab anak tersebut nekat mengakhiri hidupnya.

Namun, berdasarkan informasi yang didapat, korban memang sempat ditegur oleh orangtuanya karena sering bermain handphone.

"Iya katanya (dimarahi) tapi itu satu hari (sebelum) kejadian kemarin aja katanya," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan Tribun, sejumlah tetangga korban terlihat sedang melaksanakan doa bersama atau tahlil pada hari pertama di rumah duka.

Sementara itu, jenazah korban telah disemayamkan di samping rumah orang tuanya.

Kapolsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukumnya.

Ia menjelaskan bahwa keluarga korban menganggap kejadian itu sebagai musibah, sehingga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah N.

"Sudah diperiksa oleh dokter puskesmas, bahwa korban meninggal dunia akibat mengakhiri hidupnya sendiri, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya," ujar Aji.

Kontak Bantuan

Depresi dapat dialami oleh siapa saja. Jika Anda sedang menghadapi masalah serupa, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Jangan menyerah atau mengambil keputusan yang membahayakan diri sendiri.

Mencari bantuan melalui layanan konseling bisa menjadi langkah yang tepat untuk mengurangi beban yang Anda rasakan. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan kesehatan mental atau konseling, Anda dapat mengunjungi situs Into the Light Indonesia melalui tautan berikut:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/layanan-konseling-psikolog-psikiater/.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved