Harga Token Listrik 2025

Jatah Pembelian Tarif Listrik Diskon 50 Persen Untuk Pengguna Daya 2.200 VA

Berapa Batas Pembelain Pengguna Daya 2.200 VA saat Beli Token Listrik Diskon 50 Persen PLN? 

Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Kolase TribunPriangan.com
Jatah Pembelian Tarif Listrik Diskon 50 Persen Untuk Pengguna Daya 2.200 VA 

Pembatasan pembelian token listrik sesuai daya terpasang dilakukan untuk memastikan semua pelanggan mendapatkan diskon listrik secara merata, termasuk untuk Daya pelanggan dengan tegangan 2.200 VA.

Pelanggan dengan Daya 2.200 VA berhak mendapatkan maksimal pembelian token listrik tarif diskon 50 persen sebesar 936 kWh, dengan Harga listrik per kWh Rp 1.44,70, total maksimal pembelian token listrik Rp 1,35 juta, dan itu artinya mendapat potongan Diskon listrik maksimal Rp 676.119. 

Sebagai tambahan informasi, target sasaran penerima diskon listrik PLN sebesar 50 persen untuk bulan Januari-Februari 2025, untuk pelanggan dengan Daya terpasang 2.200 VA sebanyak 4,6 juta pelanggan.

Jumlah ini menjadi kuota pembelian terkecil dibandingkan Pelanggan dengan Daya terpasang lainnya, yang mencapai 38 Juta (900 VA), 24,6 Juta (450 VA), dan 14,1 Juta (1.300 VA) pelanggan.

Baca juga: Benarkah Sisa Token Listrik Diskon 50 Persen 2025 dari PLN Bisa Hangus? Simak Ini Penjelasannya

Lantas benarkah Sisa Token Listrik yang Dibeli Saat Diskon 50 Persen Bisa Hangus?

Pertanyaan-pertanyaan ini terlihat dilontarkan oleh warganet di kolom komentar akun Instagram @plnmobile. 

Akun PLN Mobile kemudian menjawab dengan mengklarifikasi kabar yang beredar dengan menerangkan bahwa nomor token listrik tidak memiliki batas masa berlaku. 

“Admin menginformasikan untuk nomor token listrik tidak ada masa berlakunya. Namun apabila tidak digunakan melampaui 50 kali pembelian maka omor token tersebut akan tertera OLD (usang) pada saat diinputkan,” jelas admin akun PLN Mobile, seperti dikutip Kompas.com. 

Lebih lanjut, admin juga menjelaskan bagaimana jika masih terdapat sisa kWh dari token yang dibeli pada masa penerapan diskon tarif listrik 50 persen selama bulan Januari hingga Februari 2025. 

Pertanyaan-pertanyaan ini terlihat dilontarkan oleh warganet di kolom komentar akun Instagram @plnmobile. 

Akun PLN Mobile kemudian menjawab dengan mengklarifikasi kabar yang beredar dengan menerangkan bahwa nomor token listrik tidak memiliki batas masa berlaku. 

“Admin menginformasikan untuk nomor token listrik tidak ada masa berlakunya. Namun apabila tidak digunakan melampaui 50 kali pembelian maka omor token tersebut akan tertera OLD (usang) pada saat diinputkan,” jelas admin akun PLN Mobile, seperti dikutip Kompas.com. 

Lebih lanjut, admin juga menjelaskan bagaimana jika masih terdapat sisa kWh dari token yang dibeli pada masa penerapan diskon tarif listrik 50 persen selama bulan Januari hingga Februari 2025. 

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved