Kamis, 11 Juni 2026

Harga Token Listrik 2025

Cara Klaim Diskon Promo Listrik 50 Persen dari PLN untuk Bulan Januari

Masuk 2025, Begini Cara Klaim Diskon Promo Listrik 50 Persen dari PLN untuk Bulan Januari

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunKaltim.com
Cara Klaim Diskon Promo Listrik 50 Persen dari PLN untuk Bulan Januari (Tribun Kaltim) 

Namun demikian, untuk pembelian token listrik bagi pelanggan prabayar dan tagihan listrik pascabayar yang memperoleh diskon 50 persen akan dikenakan batasan maksimal waktu pemakaian setiap bulannya.

diskon tarif listrik 50 persen untuk pembelian token berlaku batas maksimal setara dengan pemakaian listrik selama 720 jam nyala per bulan.

Dengan ketentuan tersebut, maka masyarakat tidak dapat memanfaatkan momentum diskon ini untuk menimbun token listrik sebanyak-banyaknya.

Baca juga: Tarif Listrik akan Diskon 50 Persen di Awal Tahun 2025, Berikut Mekanism dan Ketentuannya

Berikut ketentuan batas maksimal pembelian token listrik dengan diskon 50?rdasarkan daya listrik pelanggan dan perkiraan biaya pengeluaran maksimal per bulannya:

1. Daya 450 VA:

Maksimal pembelian token 324 kWh (setara 720 jam nyala) per bulan.

Dalam kondisi normal, biaya maksimal pengeluaran tarif listrik per bulannya diperkirakan bisa mencapai Rp 134.460. Hitungan ini berasal dari tarif listrik daya 450 VA sebesar Rp 415 per kWh, dikalikan dengan maksimal penggunaan listrik dalam kWh atau dalam hal ini 324 kWh.

Dengan adanya diskon 50 persen , maka maksimal biaya yang dikeluarkan pelanggan 450 VA pada Januari-Februari 2025 diperkirakan sebesar Rp 67.230 per bulan.

Baca juga: 4 Golongan yang Dapat Diskon Tarif Listrik 50 Persen di Tahun 2025, Apa Kamu Salah Satunya?

2. Daya 900 VA:

Maksimal pembelian token setara 648 kWh (setara 720 jam nyala) per bulan.

Dalam kondisi normal, biaya maksimal pengeluaran tarif listrik per bulannya diperkirakan bisa mencapai Rp 876.096. Hitungan ini berasal dari tarif listrik daya 900 VA non subsidi sebesar Rp 1.352 per kWh, dikalikan dengan maksimal penggunaan listrik dalam kWh atau dalam hal ini 648 kWh.

Dengan adanya diskon 50 persen , maka maksimal biaya yang dikeluarkan pelanggan 900 VA pada Januari-Februari 2025 diperkirakan sebesar Rp 438.048 per bulan.

3. Daya 1.300 VA:

Maksimal pembelian token setara 936 kWh (setara 720 jam nyala) per bulan.

Dalam kondisi normal, biaya maksimal pengeluaran tarif listrik per bulannya diperkirakan bisa mencapai Rp 1,35 juta. Hitungan ini berasal dari tarif listrik daya 1.300 VA sebesar Rp 1.444,70 per kWh, dikalikan dengan maksimal penggunaan listrik dalam kWh atau dalam hal ini 936 kWh.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved