Bobotoh Berduka

Sosok Fathir Fauzan di Mata Tetangga, Bobotoh Fanatik Persib Akhirnya Dimakamkan

Fathir dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal dengan menggunakan sepeda motor di depan markas Kopassus, Kartasura.

Tribun Jabar/Adi Ramadhan
Pemakaman Mochamad Fathir Fauzan Maulana di Pemakaman Assalaam 2-Ciseah, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Selasa (10/12). Fathir merupakan bobotoh yang meninggal dunia saat akan menyaksikan Persib Bandung vs PSS Sleman di Stadion Manahan pada Senin (10/12). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Mochamad Fathir Fauzan Maulana, bobotoh yang meninggal dunia saat akan menyaksikan Persib Bandung vs PSS Sleman di Stadion Manahan (9/12), Solo akhirnya dimakamkan, Selasa (10/12). 

Fathir dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal dengan menggunakan sepeda motor di depan markas Kopassus, Kartasura, Senin (9/12).

Dirinya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS) Yarsis. Akan tetapi sayangnya nyawa Fathir tidak bisa diselamatkan. 

Baca juga: Seorang Bobotoh Meninggal Dunia di Solo, Manejemen Persib: Meninggal Akibat Kecelakaan

Jenazahnya diberangkatkan dari Solo menuju rumah duka di esok harinya pada 01.00 WIB.

Rumah duka berada di Komplek Margahayu Permai, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Jenazah Fathir tiba di hari yang sama pada pukul 08.30 WIB.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi, ketika ambulance yang membawa jenazah Fathir, keluarga dan sanak saudaranya berteriak histeris tidak menyangka bahwa anak kesayangannya datang dengan keadaan tidak bernyawa.

Baca juga: Daftar Top Skor Liga 1 hingga Pekan ke-13, Gelandang Persib Rekrutan Luis Milla Koleksi 6 Gol

Jenazah Fathir baru dimakamkan pukul 10.00 WIB di Pemakaman Assalaam 2-Ciseah, Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang. 

Jenazah oleh keluarga dan para bobotoh yang datang pemakaman berjalan penuh kesedihan.

Salah satu tetangga Fathir, Eric Alam Prabowo mengatakan bahwa almarhum merupakan sosok yang sangat mencintai dan fanatik kepada Persib. 

Kecintaan mendiang sudah terlihat sejak masih kanak-kanak.

"Saya sangat tahu persis Fathir seperti apa. Fathir ini bener-bener Hooligan (pencinta Persib) yang luar biasa. Fathir ini merupakan Hooligan spesial away, bahkan setahu saya dia juga baru pulang dari Kediri away nonton Persib," ujarnya kepada Tribun Jabar pada Selasa (10/12/2024).

Eric menambahkan, sosok Fathir merupakan teladan bagi para bobotoh yang mencintai Persib sepenuh hati tanpa pandang bulu, setia mendukung Persib di kala suka ataupun duka.

"Banyak tempat-tempat away yang telah Fathir dan komunitasnya lalu. Dia bisa dibilang fanatik banget ke Persib. Satu hal fanatik yang menjadi contoh, tapi memang takdir berkata lain," katanya.

Menurutnya, Fathir awal mencintai Persib karena lingkungan keluarganya yang merupakan pendukung setia. Mulai dari situlah kecintaan akan klub kebanggaan Jawa Barat tersebut muncul.

"Benar, dia sejak kecil sering nonton ke stadion bersama keluarganya. Tapi setelah beranjak dewasa, dia sudah punya komunitas sendiri, sering bersama komunitasnya sendiri nonton Persib away," ucapnya.

Sumber: Tribun Priangan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved