Pemotor di Pangandaran Tabrak Bemper Belakang Truk yang Mogok saat Dinihari, Begini Keterangan Saksi
Saat kecelakaan terjadi, mobil truk besar pengangkut batu boulder dalam keadaan mogok, lalu jalanan gelap, dan minimnya rambu-rambu lalu lintas.
Penulis: Padna | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Seorang pengendara sepeda motor warga Kalipucang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat mengalami kecelakaan lalulintas setelah menabrak bagian belakang truk yang sedang mogok.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Nasional Kalipucang-Pangandaran blok Dusun Empangsari Desa/Kecamatan Kalipucang, Minggu (17/11/2024) sekitar pukul 00.45 WIB.
Pemotor Honda Beat bernopol D 3786 ZCN dikendarai Faris Azka Fadhil (33) dengan truk Mitsubishi bernopol T 9715 DC yang dikemudikan Gunawan (45) asal Kabupaten Serang.
Saat kecelakaan terjadi, mobil truk besar pengangkut batu boulder tersebut dalam keadaan mogok, lalu jalanan gelap, dan minimnya rambu-rambu lalu lintas.
Baca juga: Debat Kedua Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024, KPU: 3 Paslon Kuasai Tema yang Diusung
Seorang warga di Kalipucang, Wahyu Hidayat (20) mengatakan, awalnya pengendara Honda Beat bernama Faris tengah melaju dari arah Kalipucang menuju Pangandaran.
"Tapi, sampai di lokasi kejadian menabrak bemper belakang truk mogok itu," ujar Wahyu melalui WhatsApp, Minggu (17/11/2024) pagi.
Faris menabrak bagian belakang truk cukup keras, sehingga kondisi bagian depan sepeda motor langsung rusak parah dan pengendara motor juga harus dibawa ke Puskesmas Kalipucang.
Baca juga: Seorang PPS di Pangandaran Diduga Berkampanye, Bawaslu Tunggu Tindak Lanjut KPU
"Kondisi pengendara luka di bagian kepala dan di bagian tubuh lainnya. Jadi, harus dibawa ke Puskesmas," katanya.
Sementara peristiwa laka lantas ini sudah ditangani pihak kepolisian Polsek Kalipucang Polres Pangandaran.
"Dini hari tadi polisi sudah ada yang ke lokasi TKP. Malah, ke Puskesmas melihat kondisi pengendara motor," ucap Wahyu. *
| Kondisi Pusat Belanja di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran yang Kumuh |
|
|---|
| Tata Kabel Udara di Pangandaran Agar Tak Semrawut, PLN Akan Tanam Kabel Bawah Tanah Sepanjang 3,2 KM |
|
|---|
| Perkuat Standar Keselamatan Wisata Tirta, Balawista di Pangandaran Wajib Sertifikasi |
|
|---|
| Akhir Pekan, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Diberlakukan di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran |
|
|---|
| Harga Kelapa Tua di Pangandaran Anjlok Hingga Rp 1.500 Per Butir, Petani dan Bakul Terus Tertekan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/kondisi-motor-ringsek.jpg)