Senin, 18 Mei 2026

Science Techno Park UPI Bakal Didirikan di KBB, Diharapkan Hasilkan Inovasi Bermanfaat

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bakal memiliki gedung science techno park yang berada di wilayah Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa
Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Smart Tech Village – Science Techno Park (STP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Rabu (23/10/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bakal memiliki gedung science techno park yang berada di wilayah Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Hal itu ditandai dengan adanya groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan, Rabu (23/10/2024). 

Rektor UPI, Prof M Solehuddin menyampaikan, UPI memiliki semangat dan visi-misi mewujudkan apa yang telah dikembangkan dan teliti, sehingga menjadi sebuah karya nyata yang mampu memberikan dampak banyak baik pada perguruan tinggi maupun masyarakat. 

Kehadiran science techno park nanti bagian dari upaya strategis UPI untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi, sekaligus menjawab tantangan integrasi antara akademisi, industri, dan masyarakat dalam konteks pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Pendaftaran Calon Anggota MWA UPI dari Unsur Masyarakat 2025-2030 Dibuka, Ini Cara Daftarnya

"Kami memiliki program riset penelitian, inovasi, dan lainnya dari berbagai bidang studi di UPI. Mudah-mudahan ke depan lewat science techno park ini betul-betul bisa menjadi sarana untuk mewujudkan program-program riset dan inovasi sehingga hasil yang diharapkan sampai ada dampaknya," katanya.

Dia mengungkapkan, Smart Tech Village – Science Techno Park (STP) UPI menggabungkan berbagai bidang unggulan, seperti material dan energi rendah emisi, florikultura, edubiogreen, serta budidaya sidat dan pengolahan air serta limbah.

"Melalui Smart Tech Village – Science Techno Park (STP) UPI ini, diharapkan tercipta sinergi antara universitas, industri, pemerintah, dan masyarakat guna menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan berdaya guna.

Baca juga: Rezeki Nomplok! Mahasiswi UPI Ini Dapat Hadiah Rp 300 Juta dari Minuman Kemasan, Diantar ke Rumah

Dia menambahkan, dahulu terkadang permasalahan yang sering ditemui hanya sampai ke output riset yang menghasilkan hasil penelitian, publikasi, dan segala macam sehingga tak sampai ke outcome.

"Sekarang kami misal memiliki teknologi pengelolaan sampah, bukan hanya menghasilkan instrumen, tetapi juga bisa menghasilkan sesuatu outcome agar kampus ini bisa dikembangkan dan bisa diwujudkan dengan bersih. Dampaknya tak hanya dirasakan kampus, tapi masyarakat luas mendapatkan manfaat dari apa yang dihasilkan dan manfaat yang dihasilkan bukan sekedar memecahkan masalah tetapi sekaligus UPI bisa menjadi daya menghasilkan income generate," ujarnya.

Prof M Solehuddin berharap ke depannya bukan hanya satu, tapi bisa dua, tiga, dan empat bahkan selanjutnya ada sesuai dengan kebutuhan dan mencoba mengembangkan science techno park yang benar-benar terintegrasi dan mengakomodasi berbagai kepentingan dari setiap prodi.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved