Rumah Rosadi di Purwadadi Ciamis Hangus Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Sampah

Menurut Kabid Damkar Satpol PP Ciamis, Fery Rochwandi, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat pembakaran sampah di area rumah tersebut.

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Istimewa
Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan rumah milik Rosadi (46) seorang petani di Dusun Sukaasih, RT. 19/05, Desa Padaringan, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, yang mengalami kebakaran pada Jumat (18/10/2024) sekira pukul 16.05 WIB. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Rumah milik Rosadi (46) seorang petani di Dusun Sukaasih, RT. 19/05, Desa Padaringan, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, mengalami kebakaran pada Jumat (18/10/2024) sekira pukul 16.05 WIB.

Menurut Kabid Damkar Satpol PP Ciamis, Fery Rochwandi, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat pembakaran sampah di area rumah tersebut.

"Untuk luas keseluruhan bangunan itu 6x8 meter, kemudian area yang terbakar sekitar 6x6 meter, memang hampir membakar seluruh bangunan rumah Pak Rosadi," katanya.

Awal mula kebakaran diketahui pertama kali oleh Ibu Enci yang mendengar suara letupan-letupan api di dekat rumahnya, setelah dilihat ternyata rumah Pak Rosadi mulai terbakar di area belakang rumahnya.

Baca juga: Tujuan DMI dan DKM di Ciamis Ikut Pelatihan Manajemen Masjid

Setelah dicek, ternyata di belakang rumah Rosadi ada pembakaran sampah yang kemudian ditinggal Rosadi pergi ke warung.

"Diduga karena hembusan angin yang lumayan kencang, sehingga bara apinya terbang kemudian menempel di dinding belakang rumahnya kemudian terjadilah kebakaran," tambahnya.

Karena api semakin membesar, Ibu Enci melapor ke Pos WMK Banjarsari untuk meminta petugas memadamkan api yang melalap rumah Rosadi tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, akan tetapi Rosadi harus menanggung kerugian materil kurang lebih Rp80 juta.

Baca juga: Pabrik Kopra di Banjaranyar Ciamis Alami Kebakaran, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Kini Rosadi memerlukan logistik kedaruratan, karena hampir seluruh bangunan rumahnya terbakar.

Fery mengimbau kepada masyarakat yang membakar sampah harus benar-benar diperhatikan dan jika ingin ditinggalkan harus dipastikan juga api tersebut benar-benar telah padam.

"Kalau lagi bakar sampah harus dipastikan api sampai benar-benar padam, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved