One Day One Hadits

ONE DAY ONE HADITS Sabtu 5 Oktober 2024: Husnudzon dan Mengingat Serta Mendekat Kepada Allah

ONE DAY ONE HADITS Sabtu, 5 Oktober 2024/2 Robbi'ul Akhir 1446, Husnudzon dan Mengingat Serta Mendekat Kepada Allah

canva.com
ONE DAY ONE HADITS Sabtu 5 Oktober 2024: Husnudzon dan Mengingat Serta Mendekat Kepada Allah 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, seseorang akan mengalami banyak hal, menjalani hari yang normal hingga mengalami berbagai macam masalah. 

Masalah yang timbul terkadang membuat seseorang merasa jengkel dan kesal.

Tentunya masalah ini kerap menimbulkan prasangka buruk di pikiran. 

Namun, dalam agama Islam, umatnya diajarkan untuk selalu berpikir positif atau husnudzon.

Oleh karena itu, penting sekali bagi umat Islam untuk memahami lebih dalam yang dimaksud dengan husnudzon. 

Baca juga: One Day One Hadits 4 Oktober 2024 Tentang Hati-hati dengan Perilaku Pencitraan

Melalui pengetahuan ini, maka detikers bisa menerapkan husnudzon dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – قَالَ قَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – « يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى ، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِى ، فَإِنْ ذَكَرَنِى فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِى ، وَإِنْ ذَكَرَنِى فِى مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا ، وَإِنْ أَتَانِى يَمْشِى أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً »

Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat). Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.” (HR. Bukhari no. 6970 dan Muslim no. 2675)

Pelajaran yang terdapat di dalam hadist

  • Hadits ini adalah hadits qudsi, yaitu hadits yang diriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Allah Ta’ala (lafazh dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maknanya dari Allah).
  • Allah merealisasikan apa yang disangkakan hamba-Nya yang beriman. Sebagaimana hal ini adalah makna “أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى” (Aku sesuai persangkaan hamba pada-Ku).
  • Hadits ini mengajarkan untuk berhusnuzhon (berprasangka baik) pada Allah.
  • Hadits ini menunjukkan sifat kebersamaan Allah dengan hamba-Nya (ma’iyyatullah). Dan sifat kebersamaan yang disebutkan dalam hadits ini adalah sifat kebersamaan yang khusus.
  • Dorongan untuk berdzikir pada Allah baik dalam keadaan bersendirian dan terang-terangan. 
  • Allah akan menyebut-nyebut orang yang mengingat-Nya. Jika Allah menyebut-nyebut seperti ini, menunjukkan bahwa sebutan tersebut mengandung pujian dan kasih sayang Allah (rahma Allah) pada hamba tersebut.
  • Balasan sesuai dengan amalan yang dilakukan (al jaza’ min jinsil ‘amal).
  • Hadits ini menunjukkan dekatnya hamba pada Allah dan dekatnya Allah pada hamba-Nya.
  • Kedekatan Allah pada hamba itu bertingkat-tingkat. Ada hamba yang Allah lebih dekat padanya lebih dari yang lain.
  • Kedekatan Allah didekati dengan penyebutan sesuatu yang terindra seperti dengan jengkal, hasta dan depa. Namun ini cuma secara maknawi yang menunjukkan Allah itu dekat.

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran

  • Balasan sesuai dengan amal yang dilakukan

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
[Surat Al-Baqara : 152]

  • Diantara nama Allah, Al-Qariib, Al-Mujiib

إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُجِيبٌ

Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)". [Surat Hud : 61]

  • Allah subhanahu wata'ala ingin agar kita mengerti bahwa Ia telah meletakkan kunci surga di tangan kita. Di setiap tangan kita ada penunjuk jalan yang akan mengantarkan kita ke surga atau ke neraka. Oleh karena itu apabila engkau memenuhi janji Allah maka Ia akan memenuhi janji-Nya. Jika engkau mengingat Allah maka Allah akan mengingatmu. Jika engkau menolong Allah maka Allah akan menolongmu.

وَأَوْفُوا بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ وَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ

Dan penuhilah janji kalian kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi janji-Ku kepada kalian; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk). (QS. Al-Baqarah [2]: 40)

Wallahu a'lam. (*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved