Warga Binaan di Lapas Ciamis Boleh Pakai Kipas Angin, Bukan Barang Mewah
Beberapa barang yang berpotensi membahayakan disita oleh petugas Lapas dan APH dari kamar warga binaan di Lapas Kelas IIB Ciamis
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Beberapa barang yang berpotensi membahayakan disita oleh petugas Lapas dan APH dari kamar warga binaan di Lapas Kelas IIB Ciamis dalam kegiatan razia pada Jumat (27/9/2024) malam.
Menurut Kalapas Kelas IIB Ciamis, Beni Nurrahman, kegiatan razia yang digelar malam ini tiada lain yaitu untuk menjaga kondusifitas dan keamanan juga ketertiban di Lapas Kelas IIB Ciamis.
Adapun beberapa barang yang berhasil disita dari ruang tahanan di antaranya piring, alat cukur, gasolin, paku, sendok, kaca, kawat, ikat pinggang, parfume dengan botol kaca, dan gunting kuku.
"Nah terkait sendok itu yang kita razia karena ini mungkin selundupan dari pengunjung, karena pengunjung tidak tahu kalau sendok seperti ini tidak diperbolehkan, tapi kita juga mungkin pemeriksaannya tidak teliti juga sehingga sendok-sendok ini bisa masuk makanya kita adakan razia untuk mencegah hal-hal seperti ini," kata Benni kepada Tribun.
Beberapa orang narapidana juga dilakukan tes urine dengan hasil negatif dan untuk narkoba nihil, handphone juga tidak ada.
Selain itu, Beni menjelaskan bahwa barang-barang seperti kipas kecil yang ditemukan di sel narapidana diperbolehkan sebagai bentuk toleransi untuk mengatasi kondisi panas di ruangan yang melebihi kapasitas.
Pasalnya kata Beni, ruangan yang ada sebenarnya untuk kapasitas dua orang, namun sementara ini diisi sembilan orang sehingga mungkin di dalam sel jadi panas, jadi mereka mencari kipas kecil untuk sekedar pendingin.
"Kami toleransi karena ruangan panas, bukan berarti ini fasilitas mewah. Kapasitasnya hanya untuk dua orang, tapi diisi sembilan orang," tambahnya.
Kipas seperti itu, memang di aturan tidak diperbolehkan akan tetapi melihat situasi kondisi yang ada di dalam kamar, untuk mencegah daripada mereka nanti buka baju terus tidur dilantai kemudian sakit, lebih baik mereka memiliki kipas tersebut tapi sifatnya hanya untuk kebersamaan saja, supaya mereka lebih sehat.
Kendati demikian, Beni menegaskan tidak ada perlakuan khusus kepada seseorang di dalam Lapas, ia hanya mengklasifikasikan tahanan seperti narapidana narkoba dan narapidana umum.
"Tidak ada yang dispesialkan silahkan saja saya serahkan saja ke media, tapi saya jamin insyaAllah tidak ada. Karena memang bangunannya udah over kapasitas kamar mana yang mau difasilitasi, rata semua tidak melihat tindak kejahatannya, tidak melihat sosoknya dia tokoh masyarakat atau masyarakat biasa ya sama saja kalau memang narkoba ya kamarnya di narkoba, kalau pidana umum ya kamarnya di pidana umum," paparnya.
Dengan berjalannya razia ini, Lapas Ciamis menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan serta ketertiban, sambil memastikan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus dilaksanakan secara konsisten.
Beni beharap, mudah-mudahan sampai seterusnya kondisi Lapas Kelas IIB Ciamis ini kondusif, aman, tentram dan tidak ada gejolak, apalagi terkait Pilkada karena akan ada pemungutan suara yang dilaksanakan di dalam Lapas dengan TPS khusus.
"Harapan kami, kita juga tidak menyumbang masalah terkait dengan Pilkada nanti kedepan bisa kondusif, aman, dan tertib," pungkasnya.(*)
warga binaan
Lapas Kelas IIB Ciamis
razia
kipas angin
Beni Nurrahman
Kalapas Ciamis
Kabupaten Ciamis
Tahanan
narapidana
| 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis Hari Ini Diprediksi Turun Hujan Ringan |
|
|---|
| Potong Tumpeng hingga Bagikan Penghargaan, Lapas Kelas IIB Ciamis Rayakan HBP Ke-62 |
|
|---|
| King Kobra Sepanjang 3,9 Meter Nongol di Teras Rumah Warga Ciamis |
|
|---|
| 27 Kecamatan di Kabupaten Ciamis Hari Ini Diprediksi Akan Turun Hujan |
|
|---|
| Bupati Ciamis Lantik Pengurus PWI Masa Bakti 2025-2028 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Beberapa-barang-yang-berpotens.jpg)