Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Gempa Bandung

Mengenal Sesar Garsela, Sesar yang Picu Gempa di Kabupaten Garut dan Bandung

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat Sesar Garsela.

Istimewa
Mengenal Sesar Garsela, Sesar yang Picu Gempa di Kabupaten Garut dan Bandung 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Gempa bumi mengguncangan dua wilayah sekaligus yaitu Kabupaten Bandung dan Garut, Jawa Barat, pada Rabu (18/9/2024) pagi.

Gempa pertama mengguncang Kabupaten Garut, lalu tak lama kemudian ada gempa susulan magnitudo 4.9 mengguncang Kabupaten Bandung.

Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. 

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,23° LS ; 107,65° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 25 km tenggara Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada kedalaman 10 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono menjelaskan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Garsela.

Baca juga: Diguncang Gempa M 5,0 Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung Banyak yang Rusak, Deden: Kencang Banget

Apa itu Sesar Garsela?

Mengutip dari Kompas.com, Sesar Garsela atau Sesar Garut Selatan adalah salah satu sesar aktif yang ada di wilayah Jawa Barat bagian selatan. 

Sesar ini memiliki struktur memanjang dari selatan Garut hingga ke selatan Bandung sepanjang 42 km. 

Terdapat dua segmen sesar Garsela, yaitu segmen Rakutai (utara) sepanjang 19 km dan segmen Kencana (selatan) sepanjang 17 km.

Baca juga: Sejumlah Bangunan Termasuk Puskesmas di Kertasari Rusak Akibat Gempa Mag 5, Ini Kata BNPB

Baik segmen Rakutai dan segmen Kencana di sesar Garsela ini disebut memiliki aktifitas yang sama aktifnya. 

Aktivitas gempa yang terjadi di zona sesar Garsela dominan memiliki mekanisme sumber sesar geser (strike slip).

Lebih lanjut, jika mengamati klaster gempa-gempa di Garut selatan, tampak pola zona sesar Garsela berarah baratdaya–timurlaut.

Baca juga: Gempa M5.0 Guncang Kabupaten Bandung, Warga Desa Cibereum Kertasari Berhamburan Keluar Rumah

Sesar Garsela disebut sebagai sesar aktif karena sejak 2008, BMKG mencatat adanya kluster aktivitas kegempaan atau seismisitas di zona sesar ini. 

Menurut penjelasan Daryono, Sesar Garsela adalah salah satu struktur sesar yang paling aktif di Jawa Barat. 

Namun sampai saat ini, para ahli belum mengetahui laju pergeseran sesar dan magnitudo tertarget yang dapat dilepaskan oleh Sesar Garsela.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved